BERBAGI

Rasanya Malang tidak seperti Malang yang dulu, di mana jalanan masih lenggang dan tidak panas. Berbeda dengan keadaan Malang saat ini yang dipenuhi dengan kafe, mall, anak muda yang semakin tahun semakin membludak jumlahnya untuk menuntut ilmu di kota Pendidikan ini dan membuat jalanan Malang memiliki beberapa titik yang setiap harinya selalu macet.

Kelelahan Anda mungkin bisa diredakan dengan berjalan-jalan menikmati kuliner tempo doeloe! Ada 5 kuliner yang telah ada sejak tempo doeloe yang bisa Anda nikmati sambil mengingat-ingat bagaimana kota Malang dulu. Mungkin hal tersebut dapat merileksasikan Anda agar esok hari dapat menjalani rutinitas di kota Malang lebih tenang lagi.

Tur ke-5 kuliner tempo doeloe tersebut adalah:

Bakso President (Sejak 1977)

Salah satu lokasi Bakso President Malang di Jalan Batanghari via jarangpanas.com
Salah satu lokasi Bakso President Malang di Jalan Batanghari via jarangpanas.com

Dibuka dengan makanan yang paling khas kota Malang yang telah ada sejak 1977. Bakso yang didirikan oleh Abah Sugito ini memiliki banyak variasi bakso, mulai dari bakso campur hingga bakso bakarnya. Cabangnya pun banyak, sehingga Anda bisa menjangkau Bakso President yang paling dekat dengan rumah Anda. Tapi jika Anda rindu suasana tempo doeloe sambil makan bakso, Anda bisa ke Bakso President yang berlokasi di  Jl. Batanghari No. 5, Jawa Timur 65111. Makan bakso sambil merasakan getaran dari kereta api, hanya ada di Bakso President ini.

Untuk informasi lebih lengkap, Anda bisa membaca post: Perjuangan Bakso President Malang

Angsle Ronde Titoni (Sejak 1948)

Ronde Titoni via halomuda.com
Ronde Titoni via halomuda.com

Mungkin bagi Anda tahun 1977 belum cukup lawas untuk menikmati kuliner lawas dan bernostalgia, tenang saja, mari lanjut ke destinasi selanjutnya. Angsle Ronde Titoni ini ada sejak 1948, di sini selain dapat menikmati makanan manis berkuah yang di dalamnnya terdapat roti tawar, kacang hijau, agar-gara dan juga kuah kental yang memiliki rasa manis guring alias angsle, Anda bisa memesan menu lainnya seperti ronde kering atau ronde basah.  Lokasi Angsle Ronde Titoni ini ada di Jalan Zainul Arifin.

Depot Hoklay (Sejak 1946)

Fosco, photo by heytheresia.
Fosco, photo by heytheresia.

Tidak jauh dari 1948 dengan Angsle Ronde Titoni, Anda bisa menikmati kuliner yang lebih lawas lagi, Depot Hoklay yang ada sejak 1946. Di sini Anda dapat menikmati Lumpia yang begitu lezat dan minuman yang telah dijajakan sejak zaman kolonial Belanda, yaitu Fosco. Fosco adalah es susu coklat dicampur dengan sirup karamel yang ditempatkan di botol Cola-cola dan di Depot Hok Lay bisa Anda dapatkan dengan Rp7.000 saja. Pada zaman penjajahan Belanda, Fosco dijajakan keliling dengan sepeda kayuh. Pasti spesial sekali Anda bisa menikmati minuman yang telah ada pada zaman 50an dan di tempat yang sama, nilai historisnya begitu tinggi.

Menu dan dekorasi tempo dulu lebih lengkap bisa Anda baca di: Nostalgia Malang Tahun 50an di Depot Hoklay

Putu Lanang Celaket (Sejak 1935)

Puthu enak via halomuda.com
Puthu enak via halomuda.com

Setelah menikmati kuliner yang ada sejak tahun 40an, mari menikmati kuliner yang ada di Malang sejak tahun 30an. Salah satunya adalah Putu Lanang Celaket yang berlokasi di Jalan Agung Soeprapto No. 13 Malang.  Kue putu yang ada di ‘Putu Lanang Celaket’ di atasnya ditambah taburan parutan kelapa lebih banyak, sehingga anda akan menambah rasa gurih. Selain kue putu, anda juga bisa menikmati menu lainnya seperti klepon dan lupis.

Toko Oen (Sejak 1930)

Toko Oen tempat kuliner lawas khas Malang
Toko Oen Malang (C) travelblog.ticktab.com

Destinasi terakhir dan sebagai makanan penutup, Anda bisa ke kuliner yang lebih lawas lagi yaitu sejak 1930! Toko Oen yang terkenal dengan Tutti Fruity Cassata, Sparkling Delight, Morkus, dan masih banyak lagi. Sangat cocok bagi pemburu kuliner legendaris dan yang ingin bernostalgia dengan suasana Malang tempo dulu.

Untuk tau cita rasanya lebih lanjut Anda bisa membaca di: Rasa Tempo Doeloe di Toko Oen.

Jika sudah suntuk-suntuknya dengan kota Malang yang ramai dan macet, bisa Anda siapkan waktu untuk menikmati ke-5 kuliner tempo doeloe ini dan buktikkan bagi Anda manakah makanan yang paling bisa membuat Anda merasakan Malang yang dulu.