BERBAGI
Turunan yang curam, hati-hati ya kalau menuruninya.
Turunan yang curam, hati-hati ya kalau menuruninya.
Want create site? With Free visual composer you can do it easy.

Bagi penggemar pendaki gunung, tiada salahnya mencoba menikmati pemandangan pendakian Gunung Butak. Sebuah Gunung yang merupakan sambungan dari gugusan Pegunungan Putri Tidur di bagian kepala yang punya ketinggian 2868 meter di atas permukaan laut.

Ada empat jalur pendakian untuk menuju ke kepala Gunung Putri Tidur ini. Yaitu jalur Gunung Panderman dari Batu, jalur Sirah Kencong (Blitar), jalur Princi (Dau), dan jalur Gunung Kawi (Kepanjen). Masing-masing jalur punya pemandangan yang berbeda-beda dan secara subyektif jalur Sirah Kencong dianggap yang paling indah pemandangannya. Tetapi jalur Princi adalah yang paling cepat meski lumayan penuh tanjakan.

Ada empat jalur yang dipilih, semuanya memakan durasi waktu yang berbeda, yang tercepat adalah lewat Dau.
Ada empat jalur yang dipilih, semuanya memakan durasi waktu yang berbeda, yang tercepat adalah lewat Dau.

Jalur pendakian melalui Princi bisa dilalui dengan cara menuju Gading Kulon, Princi, Dau. Jalur ini sedikit berbeda dengan Panderman atau Sirah Kencong yang menyediakan perizinan untuk berangkat. Tetapi jika Anda kesana menggunakan sepeda motor, anda bisa menitipkannya ke sebuah rumah yang bercat biru yang sehari-hari berjualan tahu campur. Dari sana nantinya perjalanan dilanjutkan dengan jalan kaki di jalanan yang lumayan landai dengan topologi beraspal tipis.

Rumah bercat biru milik Ibu Rumanah yang biasa menjadi penitipan paran pendaki
Rumah bercat biru milik Ibu Rumanah yang biasa menjadi penitipan paran pendaki, pendakian Gunung Butak dimulai dari sini.

Dari perempatan Anda bisa ambil jalan ke kiri searah dengan wisata Coban Parangtejo. Jalanan saat ini masih landai dan disana yang terlihat adalah perkebunan warga yang menyejukkan mata. Lewat jalur Princi tidak akan ditemui pos-pos layaknya jalur Sirah Kencong ataupun Panderman. Tulisan pos sebagai penanda dibuat seadanya dan letaknya kadang juga sembarang tempat.

Dari rimbunan pohon pinus ambil ke sisi kanan
Dari rimbunan pohon pinus ambil ke sisi kanan.

Tetapi untuk pos satu penandanya lumayan jelas untuk menuju ke Gunung Butak. Anda bisa langsung meloncati Sungai dan menuju perjalanan yang lumayan menanjak yang di sampingnya banyak terdapat banyak pohon besar.

Sungai yang bening ada di sisi kanan.
Sungai yang bening ada di sisi kanan.
Jalur dengan melewati sungai, dan perjalanan menanjak akan dimulai.
Jalur dengan melewati sungai, dan perjalanan menanjak akan dimulai.

Setelah kurang lebih dua jam menanjak, di ketinggian 2300-an akan ditemui jalur yang landai yang lumayan lama, kemudian turun dengan sangat curam dan menanjak lagi sekitar satu jam. Kemudian akan bertemu dengan pertigaan.

Turunan yang curam, hati-hati ya kalau menuruninya.
Turunan yang curam, hati-hati ya kalau menuruninya.

Di pertigaan itu jangan sampai salah pilih karena untuk menuju ke Butak harus ke kiri, sementara ke kanan adalah lereng Panderman. Dari sini nantinya Anda sudah akan menemui sebuah Sendang yang terdapat Savana luas. Di situ Anda bisa menggelar tenda.

Dari Savana, puncak Gunung Butak sudah terlihat dengan sangat jelas.
Dari Savana, puncak Gunung Butak sudah terlihat dengan sangat jelas.

Dari Sendang, puncak Gunung Butak sudah kelihatan. Kurang lebih membutuhkan waktu sekitar 40 menit untuk sampai kesana. Anda bisa lurus dengan jalan agak landai. Nanti belok kanan ketiga pertigaan petilasan dan berjalan menanjak hingga bertemu gua. Dan ketika sedikit lagi berjalan, puncak sudah sampai.

Jalanan dari atas yang terlihat Savana yang berbelok ke kiri.
Jalanan dari atas yang terlihat Savana yang berbelok ke kanan.
Petilasan yang digunakan sebagai penanda.
Petilasan yang digunakan sebagai penanda.

Pemandangan di puncak tidak bisa dilukiskan dengan kata-kata, karena di sekiling puncak ada pemandangan gunung-gunung dari gugusan Gunung Bromo, Gunung Tengger, dan Gunung Semeru; gugusan Gunung Arjuno dan Gunung Welirang; sampai Gunung Kawi, Gunung Panderman, Gunung Ngliman, Gunung Kelud dan Gunung Lawu terlihat dari puncak ini. Belum cukup, Anda masih bisa melihat sunset dan sunrise dengan kondisi yang sangat jelas.

Pemandangan gugusan Gunung Arjuno dan Welirang.
Pemandangan gugusan Gunung Arjuno dan Welirang.
2016_01_12_Gunung_Butak_11
Pemandangan gugusan Gunung Kelud, Ngeliman, dan Lawu.

Di sekitar perjalanan menuju Gunung Butak, akan banyak ditemui Bunga Edelweis. Namun, ada aturan tidak tertulis jika membiarkan tanaman tersebut tumbuh di habitatnya adalah yang terbaik. Sebab kalau Anda sedang di alam, jangan ambil apapun kecuali gambar. (Catatan Perjalanan OANC, dari Id Kaskus ansans76)

Did you find apk for android? You can find new Free Android Games and apps.