BERBAGI
Candi Bocok
Candi Bocok
Want create site? With Free visual composer you can do it easy.

Kawasan Malang Barat rupanya juga menyimpan peninggalan sejarah. Salah satunya adalah Candi Bocok yang terletak di Dusun Bocok, Desa Pondokagung, Kasembon.

Keberadaan Candi ini tidak banyak dikenal oleh masyarakat luas. Salah satu sebabnya adalah Candi ini tidak tercantum dalam situs resmi Kabupaten Malang, dan juga catatan perjalanan wisata Malang Raya. Keadaan yang miris meskipun sebenarnya Candi ini letaknya cukup mudah digapai.

Dari jalan bisa Malang-Kediri, anda bisa belok kiri atau ke Selatan dari pertigaan Pom Bensin Kasembon, kemudian ke arah selatan menuju PLTA Siman dan PLTA Mandalan. Dari PLTA akan menemui Kasembon Rafting, obyek wisata alam arung jeram. Tetapi perjalanan anda masih terus hingga akhirnya ke Dusun Bacok. Dari Kantor Desa Pondokagung ada jalan persimpangan ke arah timur dan di sana akan ada Candi Bocok. Letaknya cukup mudah dan jika ragu tersesat lebih baik tanya kepada masyarakat sekitar.

Arca Siwa yang disimpan di rumah Muljianto, sang juru kunci | Foto: Bagus Ary
Arca Siwa yang disimpan di rumah Muljianto, sang juru kunci | Foto: Bagus Ary

Dari koran Malang Post, dikatakan jika Candi Bocok adalah candi yang sangat penting keberadaanya, karena di sana terdapat Arca Siwa, sebuah Arca yang kini posisinya disimpan oleh Muljianto, juru kunci Candi. Disimpannya Arca di rumah Muljianto disebabkan karena jika ditaruh di luar akan mengundang pencuri untuk mengambilnya, dan itu dibuktikan dengan beberapa kali kejadian.

Arca pernah dicuri pada tahun 1973, pelakunya dua orang dan akhirnya arca ditemukan di Surabaya. Di tahun 1986, Muljianto juga sempat didatangi oleh orang Bali, mereka memberikan tawaran berupa mobil, sepeda motor dan uang tunai Rp60 juta rupiah, jumlah yang sedemikian besar di masa itu tidak membuat sang juru kunci tergoda. Di tahun 2001, ada lagi penawar yang datang dengan membawa ganti patung serupa yang mirip aslinya, namun tetap tidak membuat Muljianto bergoyang. Penolakan-penolakan itulah yang akhirnya mengundang pencuri untuk datang sehingga arca kini diletakkan di dalam rumah. Apalagi konon dari sindikat yang ada pernah melakukan tawaran hingga milyaran kepada barang siapa yang bisa mencurinya.

Menurut Arkeolog Dwi Cahyono, Arca Siwa di Candi Bocok sangat istimewa karena merupakan peninggalan Hayam Wuruk dan dibuat dengan sangat detail. Selain Candi Bocok ada Candi Sapto yang berada di sana, sementara di daerah sekitar yang sudah masuk wilayah Kediri ada beberapa prasasti.

Diperkirakan Arca Siwa yang ada di Candi adalah Arca Dewaraja. Artinya, Raja Majapahit yang diarcakan dengan dewa yang dia puja selama hidup. Ketika hidup memuja Siwa, maka Ista Dewata-nya adalah diarcakan sebagai Siwa. Biasanya diarakan bersama Sakti-nya (Istri) yakni Parwati. Dewaraja sendiri merupakan konsep pemujaan yang menganggap Raja memiliki sifat dewa.

Tentang keberadaan Candi, dalam arsip Belanda yang berjudul Hindoe Javanche Kunst tahun 1923, dikatakan jika Candi Botjok pernah diteliti pada tahun 1902. NJ Kroom salah satu Arkeolog Belanda menyebut jika Candi tersebut berdiri pada 1358 Saka atau 1436 Masehi.

Did you find apk for android? You can find new Free Android Games and apps.