BERBAGI
Jembatan kembar Metro yang menukik dan berkelok. Dulu kecelakaan sering terjadi di sisi sebelah kanan
Want create site? With Free visual composer you can do it easy.

Di daerah Kepanjen ada sebuah jembatan kembar yang terkenal angker. Jembatan ini tidak mempunyai nama yang pasti, namun karena melewati Sungai Metro, warga sekitar kerap memberikan nama Jembatan Metro.

Sungai Metro adalah anak cabang dari Sungai Brantas. Sungai yang sangat menunjukkan kebutuhan air bagi masyarakat petani ini berakhir di Bendungan Karangkates.

Keangkeran jembatan tersebut ditandai karena sering ada gangguan makhluk halus di sana. Gangguan yang menurut masyarakat setempat berupa bentuk macam-macam yang kesemuanya berasal dari korban kecelakaan, masyarakat sering mengingatkan jika untuk lewat harus fokus dan waspada.

Menurut sejarahnya, jembatan yang menghubungkan Jalan Raya Talangagung ke Jalan Kawi sudah ada sejak tahun 1912, di bawah jembatan itu juga terdapat bangunan peninggalan Belanda.

Diceritakan saat agresi Belanda tahun 1947, jembatan ini sempat dipasang bom oleh pejuang Indonesia agar tentara Belanda tidak bisa melewatinya. Namun, entah apa yang terjadi karena jembatan yang dibom dan dihancurkan tetap tidak bisa.

Kemudian, saat ada penumpasan dari gerakan G30S PKI, konon jembatan itu juga menjadi arena pembunuhan anggota PKI dengan mayat yang diceburkan begitu saja ke Sungai. Perjalanan seram jembatan itu kemudian masih berlanjut dengan kejadian di tahun 1985.

Tugu peringatan korban kecelakaan pada tahun 1985
Tugu peringatan korban kecelakaan pada tahun 1985 di Jembatan Metro. Di tugu itu ada nama-nama korban kecelakaan | Foto: Google Map

21 November 1985, ada sebuah kendaraan truk proyek yang kebetulan ditumpangi sekitar 80 orang penumpang terjun bebas ke Sungai. Akibat kecelakaan itu 49 orang meninggal dunia. Demi memperingati kejadian itu, di samping jembatan tersebut ada sebuah monumen penanda yang berisi nama-nama korban kecelakaan.

Dulu, jembatan tersebut hanya satu saja dan cukup sempit untuk dilewati. Setelah ada kecelakaan, jembatan tersebut kini bercabang dua untuk memperlancar lalu lintas.

Saat melewati Jembatan Metro memang harus hati-hati. Karena jembatan tersebut punya sebuah tikungan yang tajam yang berkelok. Hampir sama dengan Jembatan Sulfat yang kelokannya sering membuat pengemudi kendaraan di sana terkecoh sehingga sering terjadi kecelakaan.

Did you find apk for android? You can find new Free Android Games and apps.