BERBAGI
Kripik Cap Lumba-lumba, Produknya Santri Turen (C) malangkab.go.id
Kripik Cap Lumba-lumba, Produknya Santri Turen (C) malangkab.go.id

Kecamatan Turen, Kabupaten Malang memiliki produk andalan dalam bidang kuliner berupa kripik Cap Lumba-lumba. Siapa yang sangka jika camilan yang cukup legendaris ini adalah produk anak-anak santri pondok pesantren di Turen.

Kecamatan yang berada di Malang Selatan itu memang terkenal sebagai salah satu daerah industri rumahan. Industri rumahan, terutama camilan atau makanan ringan keberadaannya cukup menjamur di daerah tersebut. Salah satu camilan yang terkenal dari Kecamatan Turen tentu kripik Cap Lumba-lumba.

Kripik Cap Lumba-lumba ini memiliki dua varian. Ada kripik singkong yang memiliki rasa manis dan asin. Selain itu ada pula kripik pisang yang tak kalah renyahnya. Keduanya sama-sama menjadi produk andalan industri rumahan ini.

Kripik singkong Cap Lumba-Lumba ini memiliki rasa yang khas. Proses pembuatannya tanpa menggunakan bahan pengawet. Selain itu, tak hanya terasa gurih dan manis di lidah, keripik singkong ini juga sangat renyah ketika dikunyah. Begitu pula kripik pisangnya.

Industri rumahan kripik Cap Lumba-lumba ini berada di Desa Mentraman, Kecamatan Turen. Mungkin tak ada yang menyangka jika proses pembuatan kripik ini dilakukan di sebuah pondok pesantren di desa tersebut. Otomatis, para santrinya diberdayakan untuk memproduksi kripik singkong dan pisang ini.

Kelezatan dan kerenyahan kripik singkong dan pisang Cap Lumba-lumba yang ditawarkan menjadi senjata utama untuk memikat pembeli. Bahkan, kripik andalan Arek Turen ini sudah mewarnai pasar Jawa Timur, bahkan sudah banyak dikenal di level nasional.

Sumber: http://www.malangkab.go.id/site/read/detail/255/pusat-oleh-oleh-kripik-cap-lumba-lumba.html