BERBAGI
Gunungsari Sunset (GSS), Wisata Anyar di Poncokusumo | Instagram/gubuklakah_gunungsari
Gunungsari Sunset (GSS), Wisata Anyar di Poncokusumo | Instagram/gubuklakah_gunungsari

Destinasi wisata di Kabupaten Malang bertambah satu lagi. Perum Perhutani Kesatuan Pemangku Hutan (KPH) Malang baru saja me-launching wanawisata baru di Desa Gubugklakah, Kecamatan Poncokusumo yang diberi nama Gunungsari Sunset (GSS).

Wanawisata anyar ini memang sengaja dibuka untuk disinggahi wisatawan, terutama para pendaki yang ingin naik ke Gunung Bromo. Melalui perjalanan sekitar dua jam dari Kota Malang, Anda sudah bisa menikmati keindahan pemandangan khas pegunungan di Desa Gubugklakah.

Ya, pemandangan alam khas pegunungan memang menjadi daya pikat utama wanawisata ini. Maka, jangan heran ketika sesampainya di Gunungsari Sunset, Anda banyak menemui wisatawan. Selain menikmati hangatnya sinar mentari, mereka yang kebanyakan muda-mudi memanfaatkan keindahan pegunungan itu sebagai latar belakang untuk berfoto selfie. Bahkan, Anda harus rela antre jika berkunjung di akhir pekan.

Seperti namanya, tempat wisata baru ini menjadi salah satu yang direkomendasikan untuk menikmati matahari tenggelam pada ketinggian 1250 diatas permukaan laut. Namun, Anda tak melulu disuguhi pemandangan khas senja tiba.

Mengusung konsep home and resto, pengelola Gunungsari Sunset juga menyediakan fasilitas penunjang yang cukup lengkap. Saat ini sudah tersedia lima rumah kayu. Sebelum menuju Gunung Bromo, Anda bisa mencoba bermalam di rumah kayu tersebut. Selain itu sudah ada kafe yang lengkap dengan menu makanan dan minuman yang ditawarkan. Beberapa varian kuliner bakal mengobati lapar dan dahaga setelah Anda menjelajahi kawasan wanawisata ini.

Sunset dari Gunungsari | Foto: Instagram/gubuklakah_gunungsari
Sunset dari Gunungsari | Foto: Instagram/gubuklakah_gunungsari

Sejak dibuka untuk umum, sementara ini pengelola menggratiskan tiket masuk ke Gunungsari Sunset. Perum Perhutani KPH Malang dan Musyawarah Pimpinan Kecamatan (Muspika) Poncokusumo masih membahas mengenai tarif masuk serta biaya sewa rumah kayu khusus bagi mereka yang hendak bermalam.

Meski telah beoperasi, wanawisata ini masih terus berbenah, membangun beberapa fasilitas tambahan demi menarik lebih banyak pengunjung. Fokus pengelola GSS ini nantinya adalah menjadikan tempat wisata ini sebagai destinasi wisata keluarga yang juga menyediakan arena flying fox dan juga guest house.