BERBAGI
Sekti Ambarwati, Srikandi Penerbang Asal Malang
Sekti Ambarwati, Srikandi Penerbang Asal Malang

Bumi Arema punya sederetan prajurit TNI Angkatan Udara, tak terkecuali srikandi penerbang. Salah satunya adalah Kapten Penerbang Sekti Ambarwati. Wanita yang akrab disapa Ambar itu saat ini sehari-hari berdinas di Skadron Udara 2 Lanud Halim Perdana Kusuma, Jakarta.

Wanita kelahiran Malang, 18 Oktober 1983 itu mengawali karier militernya sebagai Bintara Wara (Wanita Angkatan Udara) Angkatan 27 tahun 2003. Baru bertugas selama 8 bulan, pada tahun 2005, Ambar diminta atasannya untuk mengikuti pendidikan di Sekolah Penerbang Prajurit Sukarela Dinas Pendek (PSDP) Angkatan 73 Lanud Adi Sutjipto, Yogyakarta, dan lulus pada tahun 2007.

Bersama enam penerbang pria, pada tanggal 11 Maret 2008, Ambar yang kala itu berpangkat Letnan Dua (Letda) Penerbang menerima Badge Sembrani. Penyematan dilaksanakan oleh komandan Wing I Lanud Halim Perdanakusuma Kolonel Penerbang Gutomo yang mewakili Komandan Lanud Halim Perdanakusuma, Marsekal Pertama TNI Boy Syahril Qamar, S.E di depan Hanggar Skadron Udara 2 Wing I Lanud Halim Perdanakusuma, Jakarta.

Perwira pertama TNI Angkatan Udara ini berhak atas Badge Sembrani itu setelah menyelesaikan pendidikan Kursus Pengenalan Terbang Pesawat Angkut (KPTPA) di Skadron udara 2 yang berlangsung selama lima bulan, setelah melalui pelajaran bina kelas dan bina terbang dengan menggunakan pesawat angkut ringan Fokker 27 dan CN-235.

Kini, Lettu Ambar bertugas di Skadron Udara 2 Lanud Halim Perdana Kusuma sebagai Penerbang Pesawat CN-235. Keterampilannya menerbangkan pesawat angkut turbo prop kelas menengah bermesin dua itu tak membuatnya melupakan kodrat dan tugas utamanya sebagai istri Kapten Nav Prasetyo Sudi Wicaksono dan ibu bagi anak-anak mereka.

Dunia militer yang identik dengan pria sama sekali tak menggoyahkan tekadnya untuk terus maju. Untuk itu, setiap hari Ambar berusaha terus mengasah diri agar kemampuannya tak kalah hebat dari prajurit laki-laki. Menjadi penerbang TNI AU tentu bukan urusan gampang. Namun, dukungan keluarga serta suaminya yang juga berprofesi sebagai navigator Pesawat Hercules membuatnya semakin mantap menjadi prajurit TNI AU. Selain mahir bermanuver di udara, Ambar pun paham betul mengetahui seluk beluk mesin pesawat. Tak heran jika ibu dari Atha Pratama Sudi Ambara itu mendapat tugas untuk mengecek kondisi pesawat sebelum diterbangkan.

Tugas sebagai penerbang memang membuatnya sering merasa rindu dengan keluarga. Apalagi sang suami yang juga anggota TNI. Begitu sebaliknya, ketika lama bersama keluarga di rumah, Sekti Ambarwati pun kerap merindukan suasana menerbangkan pesawat seperti yang sudah menjadi rutinitasnya sehari-hari.

Yokpo komentare nawak hebak ?