BERBAGI
Teh Naga
Kemasan teh Naga | Foto Twitter @naga_

Menyeduh teh sudah menjadi kebiasaan bagi masyarakat Malang. Biasanya, selain disajikan untuk keluarga sendiri, juga sering disajikan kepada tamu. Bahkan hampir di seluruh tempat makan menyediakan menu minuman teh. Apalagi jika dalam daerah itu terdapat pabrik teh. Contohnya di Malang yang memiliki teh andalan, yaitu teh naga.

Teh naga, begitulah yang disebut banyak orang. Bukanlah berasal dari ekstraksi naga atau sejenisnya. Akan tetapi berasal dari cap kemasan yang ada di bungkus teh ini. Sehingga disebut dengan nama teh naga.

Cap naga yang berada dalam kemasan dipilih karena diketahui pemiliknya merupakan seorang tionghoa. Selain itu juga tersirat dari kemasannya yang berwarna merah.

Naga sendiri dalam budaya China adalah sebagai simbol kemakmuran. Sehingga harapannya teh naga ini dapat membawa kemakmuran. Selain itu, simbol bintang disana memiliki arti kualitas yang baik. Juga harapannya teh naga dapat lebih unggul daripada teh lainnya.

Belum diketahui secara pasti teh yang diproduksi di Lawang, Malang ini mulai beredar pada tahun berapa. Yang pasti, teh ini sudah dikenal sejak berpuluh-puluh tahun lalu. Bahkan teh naga saat ini sudah tidak hanya dikenal oleh warga Malang. Akan tetapi warga di luar kota Malang.

Ciri khas yang dimiliki oleh teh ini adalah aromanya yang wangi dan rasanya pun manis.

Hingga saat ini, desain kemasan yang beredar pun berubah-ubah. Dulu, kemasannya hanya berupa kotak kertas. Saat ini sudah beredar dalam bentuk kantong plastik.

Pada kemasan kertas, nampak isian teh menggembung dan wangi meskipun belum dibuka. Dalam kemasan tersebut, nampak naga yang berada di kebun teh.

Kebun teh yang ada disini menerangkan bahwa bahan baku produksinya berasal dari daun teh pilihan yang dipetik dari kebun teh yang tumbuh subur. Hal tersebut ditandai dengan adanya pohon berbuah di bagian kanan dan kiri.

Selain warna merah yang berarti keberuntungan, juga ada warna oranye kekuningan. Warna ini melambangkan tentang kekayaan. Serta tulisan yang menggunakan bahasa arab menerangkan bahwa kebanyakan konsumennya adalah muslim.

Untuk kemasan plastik, warna kuning pada kemasan kertas sudah tidak disertakan. Yang ada hanyalah naga, bintang, warna merah, hiasan daun teh. Juga seduhan teh dalam cangkir dan teko.

Juga sudah tersedia dalam kemasan karton yang lebih modern. Dalam kemasan ini, teh sudah dikemas menjadi teh celup siap seduh.

Cita rasa teh seduh ini akan selalu dikenang oleh para penikmatnya. Sebab, wangi aroma serta manis rasanya yang berbeda dengan jenis teh-teh lainnya.

 

sumber : teh naga, merdeka, teh naga malang