BERBAGI
Jajal Ekstremnya Jembatan Gantung Mergosono (C) PANORAMIO
Jajal Ekstremnya Jembatan Gantung Mergosono (C) PANORAMIO

Jembatan Gantung Mergosono menjadi satu-satunya jalur alternatif untuk mempersingkat waktu tempuh dari kawasan Busmiayu ke Mergosono, ataupun sebaliknya. Dilihat dari alurnya, jembatan gantung ini tergolong salah satu jembatan ekstrem di Kota Malang.

Dari arah timur, Jembatan Gantung Mergosono dapat diakses dari Kelurahan Bumiayu, tepatnya melalui Jalan Lembayung, sebuah gang kecil di sebelah selatan Masjidil Halal yang berpotongan dengan Jalan Parseh Jaya. Di ujung barat Jalan Lembayung ini, Anda akan dihadapkan dengan medan yang lurus lalu menikuk curam ke bawah. Jadi, sebelum melintasi jalan ini, pastikan dulu rem motor Anda dalam kondisi prima, karena derajat kecuramannya sangat ekstrem. Jalan menurun ini terbentang sepanjang kurang lebih sekitar 100 meter lebih dengan level turunan yang konstan. Setelah menikuk ke kiri dan kekanan setelah turunan, Anda sampai di jalan masuk Jembatan Gantung Mergosono.

Harus diketahui, jembatan gantung ini hanya boleh dilewati oleh pengendara sepeda motor. Soal konstruksi, sebenarnya tak perlu diragukan, karena terbuat dari bahan besi yang dikombinasikan dengan sedikit kayu, sehingga cukup aman. Meski demikian, cukup disayangkan karena ada juga banyak karat di beberapa titik jembatan. Kadang, jika kurang beruntung, dalam perjalanan menyibak jembatan yang ada di atas Sungai Brantas itu Anda akan disajikan pakaian-pakaian yang sengaja dijemur warga setempat di pagar jembatan.

Suasana di sekitar jembatan ini bisa dibilang cukup seram, terlebih di malam hari. Apalagi tak ada penerangan yang representatif di sekitar area jembatan, terutama saat malam hari.

Meski ukuran jembatan cukup lebar untuk dua motor, Anda tetap wajib waspada. Masalah bisa datang ketika Anda yang sedang melintas, tak sengaja bersenggolan dengan sepeda motor dari arah berlawanan. Sebagai solusi, untuk memasuki portal di ujung timur maupun barat, pengendara motor sebaiknya bergantian dengan kendaraan dari lawan arah.

Selepas melewati Jembatan Gantung Mergosono, medan menukik ke atas dengan kemiringan lebih dari 45 derajat menantang untuk Anda taklukkan seketika itu juga. Saat naik tanjakan, pastikan kamu memakai komposisi gear yang tepat. Anda harus berhati-hati, apalagi ketika musim hujan begini. Gang selepas mulut jembatan ini adalah Mergosono Gang 1 A yang bermuara di Jalan Kolonel Sugino, Malang.