BERBAGI

Ada dua tempat di Malang yang bernama Grojokan Sewu atau Coban Sewu, satu ada di Pronojiwo, sementara satunya adalah Coban Grojokan Sewu Pujon yang tepatnya ada di Desa Bendosari.

Jika di Pronojiwo ada banyak sumber mata air yang jatuh dan pas disebut Coban Sewu, maka di Pujon tidak seperti namanya karena hanya punya satu mata air. Tidak ada sumber yang pasti yang bisa menjelaskan penamaan ‘sewu’ di Pujon, karena yang jelas nama tersebut sudah ada dan menurut warga sekitar justru dibuat karena agar mudah dihafal. Bahkan namanya pun dobel yaitu grojokan dan coban yang sebenarnya punya arti sama.

Jembatan di Coban Grojokan Sewu | Foto: bumipatria.blogspot.sg
Jembatan di Coban Grojokan Sewu Pujon | Foto: bumipatria.blogspot.sg

Untuk menuju ke sana memang sangat mudah, karena Grojokan Sewu yang terletak di pinggir jalan raya Malang-Kediri dan mata air yang mengalir dengan debit yang cukup deras sepanjang tahun terlihat jelas dari jalanan. Kemudian dari jalan, Anda berjalan sekitar 200 meter ke lokasi melewati jembatan yang melintang di Sungai Konto.

Jika menggunakan kendaraan bermotor, maka kendaraan harus dititipkan di warga yang dekat dengan jembatan karena memang hanya boleh dilewati pejalan kaki. Dari sana Anda akan berjalan sekitar 200-an meter untuk menuju lokasi.

Coban Grojokan Sewu Pujon | Foto: bumipatria.blogspot.sg
Coban Grojokan Sewu Pujon | Foto: bumipatria.blogspot.sg

Di sekitar coban tersebut ada sebuah bangunan yang arsiteknya mirip dengan klenteng. Bangunan itu berada di bawah pohon beringin yang juga kerap menjadi tempat untuk peletakan sesajen pada ritual peribadatan, ada juga patung Ganesha besar yang terletak di tepi air terjun. Meskipun demikian, wisata di sana juga dilengkapi dengan Musola yang bisa digunakan untuk pengunjung yang beragama Islam.

Grojokan Sewu Pujon ini memang termasuk baru, sebelumnya pesona mata air ini tidak nampak karena tertutup pepohonan. Sehingga, pemandangannya alami dan indah. Karena saking barunya wisatawan tidak dipungut biaya hingga setahun lamanya. Baru kemudian di akhir tahun lalu wisatawan ditarik Rp2000 untuk masuk dan parkirnya.

Di sana pengunjung juga dibolehkan mandi. Air kolam juga tidak terlalu dalam sehingga juga nyaman digunakan oleh anak-anak. Tetapi tetap saja Anda harus hati-hati jika membawa buah hati.