BERBAGI
Kerjasama dalam membuat reusable bag
Kerjasama dalam membuat reusable bag | Foto oleh Venny

Untuk menjadi kreatif memang tidak perlu biaya banyak. Menggunakan barang bekas yang tak terpakai lagi adalah hal yang sangat dianjurkan. Salah satunya yaitu dengan media kaos untuk dijadikan reusable bag.

Pada Minggu, 13 Maret 2017 lalu, komunitas Earth Hour Malang (EHM) mengadakan workshop pembuatan reusable bag di Taman Slamet. Sasaran pesertanya adalah pengunjung taman itu sendiri.

presentasi reusable bag dari masing-masing kelompok
presentasi reusable bag dari masing-masing kelompok | Foto oleh Venny

Saat acara akan berlangsung, yaitu sekitar pukul 09.00 WIB, taman Slamet sudah mulai ramai didatangi para pengunjung. Kebanyakan, mereka adalah siswa-siswi sekolah.

Beberapa gerombolan siswa sekolah tersebut diajak untuk mengikuti workshop singkat ini. Selain itu, juga ada beberapa komunitas lain yang diundang. Komunitas yang dimaksud tersebut antara lain adalah Sobat Bumi dan Turun Tangan Malang. Sehingga, ada lebih dari 30 orang peserta yang mengikuti workshop gratis ini.

Setelah peserta terkumpul, seluruh peserta diberi pengarahan terlebih dahulu mengenai pembuatan reusable bag. Lalu, seluruh peserta dibagi dalam beberapa kelompok untuk mengreasikan tiga buah kaos bekas menjadi reusable bag.

Pembuatannya pun sangat mudah. Untuk bahan-bahannya sudah disediakan oleh pihak EHM sendiri. Sehingga para peserta tinggal mengeksekusi kaos bekas tersebut.

Alat bahan yang dibutuhkan meliputi :

  1. Kaos bekas
  2. Gunting

Cara pembuatan :

  1. Rentangkan kaos di atas meja atau tempat luas lainnya.
  2. Gunting sisi lingkaran bahu dan leher dengan jarak dan bentuk sesuai keinginan. Bagian ini nantinya akan menjadi pegangan/tentengan dari tas yang akan dibuat.
  3. Potong berbentuk rumbai-rumbai sepanjang ± 7 cm pada bagian bawah kaos.
  4. Simpul mati antar dua rumbai-rumbai yang saling berhadapan.
  5. Ulangi langkah 4 hingga semua rumbai-rumbai menutupi bagian bawah kaos. Bagian inilah yang nantinya akan menjadi bagian bawah dari reusable bag.

Itulah langkah sederhana untuk membuat reusable bag dengan waktu kurang dari. Untuk lebih lanjutnya, dapat divariasi dengan memberi kerutan, memberi model pada pegangan tas, mengepang rumbai-rumbai pada bagian bawah tas, dll.

Kegiatan ini tidak hanya dilakukan di Malang, akan tetapi dilakukan serentak di seluruh daerah dimana ada komunitas Earth Hour, yaitu di Jawa-Bali. Hal ini dilakukan untuk menyukseskan gerakan sejuta reusable bag yang akan dibagikan saat pelaksanaan Earth Hour, 25 Maret 2017 nanti.

Seruan penggunaan reusable bag oleh EHM ini ditujukan untuk mengurangi dampak buruk dari plastik.Dimana plastik tak dapat terurai dalam waktu singkat dan nantinya dapat menimbulkan pencemaran tanah.

Dengan adanya kegiatan ini, mereka mencoba menggaungkan penggunaan reusable bag bagi seluruh warga Ngalam dan mengurangi penggunaan plastik.