BERBAGI
Want create site? With Free visual composer you can do it easy.

Jalur kereta api di Indonesia adalah yang paling tua di Asia setelah India. Jalur ini hampir sebagian besar dibuat di masa kolonialisme Belanda di Indonesia. Tidak hanya menghubungkan antar kota, jalur kereta api juga menghubungkan wilayah tersebut. Salah satu contohnya adalah di Malang.

Di Malang, di zaman Belanda dulu ada banyak jalur kereta trem. Jalur tersebut menghubungkan beberapa wilayah di Kota Malang, Tumpang, Gondanglegi, Dampit, dan Turen. Jalur tersebut dibawah pengelolaan Malang Stoomtram Maatschappij atau disingkat sebagai MSM yang punya di Stasiun Jagalan Malang (sekarang tidak aktif). Meskipun bukan stasiun utama, namun Stasiun Jagalan bisa dikatakan sebagai pusat dari MSM.

Sedangkan MSM sendiri berpusat di Stasiun Blimbing, dari stasiun ada dua percabangan rel yang masing-masing menuju ke Stasiun Pakis dan Stasiun Jagalan.

Ir. Diederik Johannes Maximilianus Govert, orang Belanda kelahiran 30 Juli 1884, menjabat sebagai direktur MS tahun 1931-1935.(source: iisg, Nederland)
Ir. Diederik Johannes Maximilianus Govert, orang Belanda kelahiran 30 Juli 1884, menjabat sebagai direktur MS tahun 1931-1935.(source: iisg, Nederland)

MSM sebagai perusahaan swasta didirikan pada 14 November 1897 yang merupakan satu asosiasi perusahaan trem dengan KSM(Kediri Stoomtram Maatschappij) yang mengoperasikan tremnya trayek Kediri – Pare – Djombang dan sekitarnya. Setelah mendapat konsesi dari pemerintah Hindia-Belanda maka MS segera membangun jalur tremnya. Namun karena keterbatasan dana maka pembangunan dilakukan bertahap seluruh jalurnya baru bisa diselesaikan tahun 1908. Dengan total, ada 85 km jalur trem yang dibangun

Jarak dan Pembukaan Jalur Trem MS

  1. Stasiun Malang – Stasiun Bululawang (11 km), dibuka 14 November 1897.
  2. Stasiun Bululawang – Stasiun Gondanglegi (12 km), dibuka 4 Februari 1898.
  3. Stasiun Gondanglegi – Stasiun Talok (7 km), dibuka 9 September 1898.
  4. Stasiun Talok – Stasiun Dampit (8 km), dibuka 14 Januari 1899.
  5. Stasiun Gondanglegi – Stasiun Kepanjen (17 km), dibuka 10 Juni 1900.
  6. Stasiun Tumpang – Stasiun Singosari (23 km), dibuka 27 April 1901.
  7. Stasiun Malang –  Stasiun Blimbing (6 km), dibuka 15 Februari 1903.
  8. Stasiun Sedayu – Stasiun Turen (1 km), dibuka 25 September 1908.

Trem tersebut digunakan untuk mengangkut hasil pertanian terutama tebu ke wilayah yang dikehandaki. Selain hasil pertanian, trem juga digunakan untuk mengangkut penumpang ke wilayah Kabupaten Malang. MSM juga terkoneksi dengan stasiun Malang yang saat itu dipegang oleh SS (Staatsspoorwegen) yang menghubungkan kereta antar daerah.

Di tahun 1980-an, MSM sudah tidak aktif kembali karena konon kalah bersaing dengan moda transportasi lain. Apalagi MSM yang didirikan oleh Belanda juga tidak aktif.

Nostalgia Jalur Malang Stoomtram Maatschappij

Sisa keberadaan jalur trem di wilayah Malang masih bisa dilihat, salah satunya adalah jalur yang berada di bangunan bekas stasiun Jagalan [Kidul Pasar], jalur tersebut kini biasa digunakan untuk mengangkut bahan bakar minyak yang ada di Depo Pertamina Jl Halmahera untuk dibawa ke daerah lain karena jalur ini bisa tembus sampai ke wilayah Kotalama.

Dari penelusuran yang dilakukan oleh kawan penulis di blog memoar anak negeri. Didapatkan informasi soal trem Malang di forum kereta api bahasa Jerman http://www.drehscheibe-foren.de banyak didapatkan informasi berupa foto ataupun peta jalur MSM.

Berikut ini adalah galeri foto trem yang ada di Malang.

2015_12_02_MSM_kereta_malang_1
Beberapa jalur rel kereta api di Malang. Garis warna hitam merupakan jalur yang dikelola oleh Malang Stoomtram Maatschappij dan menghubungkan beberapa daerah di Malang(umumnya dekat dengan lahan perkebunan). Jalur berwarna hitam itu saya pikir dapat dijadikan sebagai loopline yang dapat digunakan sebagai jalur/lintasan rangkaian kereta api komuter seperti Commuter Line di Jabodetabek yang dikelola oleh PT KAI Commuter Jabodetabek
Sebuah jalur trem yang melewati alun-alun kota Malang.
Sebuah jalur trem yang melewati alun-alun kota Malang.
Sebuah lokomotif seri B17 melintasi jembatan diatas Kali Lestitalok di Tumpang.
Sebuah lokomotif seri B17 melintasi jembatan diatas Kali Lestitalok di Tumpang.
Pembangunan jalur rel. Lokasi pembangunan tidak diketahui tempatnya.
Pembangunan jalur rel. Lokasi pembangunan tidak diketahui tempatnya.
Lokomotif 14 milik Malang Stoomtram di tahun 1920 yang memiliki bobot 28200kg
Lokomotif 14 milik Malang Stoomtram di tahun 1920 yang memiliki bobot 28200kg
Foto para Kastenlok di Stasiun Singosari, Malang. Perhatikan gaya busananya yang menggunakan dandanan ala kolonial dan batik.
Foto para Kastenlok di Stasiun Singosari, Malang. Perhatikan gaya busananya yang menggunakan dandanan ala kolonial dan batik.
Foto para warga pribumi di Stasiun Bululawang(sekarang nonaktif).
Foto para warga pribumi di Stasiun Bululawang(sekarang nonaktif).
Suasana disekitar Stasiun Gondanglegi. Terlihat banyak balok kayu(untuk bahan bakar lokomotif?) berserakan di sebagian lahan stasiun.
Suasana disekitar Stasiun Gondanglegi. Terlihat banyak balok kayu(untuk bahan bakar lokomotif?) berserakan di sebagian lahan stasiun.
 Suasana di Stasiun Dampit(stasiun terakhir). Terlihat tumpukan kayu bakar yang dapat dijadikan sebagai bahan bakar lokomotif untuk menarik rangkaian kereta.
Suasana di Stasiun Dampit(stasiun terakhir). Terlihat tumpukan kayu bakar yang dapat dijadikan sebagai bahan bakar lokomotif untuk menarik rangkaian kereta.
 Stasiun Kendalpayak di tahun 1919. Stasiun tersebut pada masa kini sudah tak terpakai lagi(nonaktif)

Stasiun Kendalpayak di tahun 1919. Stasiun tersebut pada masa kini sudah tak terpakai lagi(nonaktif)
 Beberapa lokomotif tampak singgah di Stasiun Gondanglegi(kini nonaktif)
Beberapa lokomotif tampak singgah di Stasiun Gondanglegi(kini nonaktif)
Sekelompok pekerja bersama anak-anak berfoto bersama di Stasiun Bululawang
Sekelompok pekerja bersama anak-anak berfoto bersama di Stasiun Bululawang
 Sekelompok orang berfoto bersama di Stasiun Pakis(kini nonaktif), 1919.
Sekelompok orang berfoto bersama di Stasiun Pakis(kini nonaktif), 1919.
Did you find apk for android? You can find new Free Android Games and apps.