BERBAGI
Want create site? With Free visual composer you can do it easy.

Festival Malang Tempo Doeloe yang dahulu selalu digelar begitu meriah setiap tahunnya sejak 2013 telah dijadwal ulang menjadi acara yang digelar dua tahun sekali. Malang Tempo Doeloe “Satoes Akoe 100 Lakoe” yang diadakan pada tahun 2014 pun memiliki konsep yang jauh berbeda dari Malang Tempo Doeloe yang dulu dari tahun ke tahun selalu ada di sepanjang Jalan Ijen, namun pada tahun 2014 diadakan di Alun-alun Kota Malang.

Konsep yang jauh berbeda tersebut tentu membuat kita rindu dengan suasana keramaian dan meriahnya Malang Tempo Doeloe yang selama kita berjalan dapat menemukan banyak koleksi barang-barang kuno dan antik yang dijejer dengan cantik hingga membuat kita seakan-akan ada di zaman itu. Namun jangan khawatir karena Malang memiliki museum yang di dalamnya mengoleksi barang-barang kuno seperti di Festival Malang Tempo Doeloe.

Museum Malang Tempo Doeloe, via umihabibah.net.
Museum Malang Tempo Doeloe, via umihabibah.net.

Museum tersebut bernama Museum Malang Tempo Doeloe yang berlokasi di Jalan Gajahmada, belakang Balai Kota Malang. Cukup dengan Rp 10.000 untuk pelajar dan umum dari warga Malang Rp 15.000 umum dari luar Malang Rp 25.000 Anda bisa menikmati suasana Malang pada tempo dulu dan mendapat pengetahuan lebih dalam mengenai sejarahnya, karena di dalamnya terdapat ruang kadeiloskop yang memutar tentang docudrama sejarah Kota Malang. Kita diajak mengetahui sejarah Malang dengan menyenangkan. Selain itu terdapat buku-buku kuno yang belum tentu di tempat-tempat lain ada.

Barang-barang antik yang disediakan di Museum Malang Tempo Doeloe
Barang-barang antik yang disediakan di Museum Malang Tempo Doeloe, via yukpiknik.com

Dengan adanya Malang Tempo Doeloe Anda dapat melepas rindu dengan suasana Festival Malang Tempo Doeloe, bernostalgia dengan suasana Malang di era penjajahan hingga era merdeka dan menambah pengetahuan lebih dalam tentang Malang. Dekorasi yang tentu saja didesain ala tempo doeloe juga bisa menjadi opsi Anda untuk hunting foto.

Belajar sambil bernostalgia di sini, via nrmnews.com
Belajar sambil bernostalgia di sini, via nrmnews.com

Museum yang telah dibuka sejak 22 Oktober 2012 ini memiliki 20 lokal waktu yang berdeda sesuai urutan waktu sejarah Kota Malang. Mulai zaman purbakala, penemuan pertama pondasi kota pada 1716 oleh Pemerintah Hindia Belanda, zaman revolusi 1945-1949, hingga sekarang. Meskipun memahami tentang sejarah, Anda tidak akan cepat bosan di sini, karena cara penyampaian ceritanya dibuat modern. Karena Malang dulu termasuk daerah kekuasaan Kerajaan Singasari, Anda pun akan diajak untuk tahu bagaimana cerita Kerajaan Singasari. Tidak hanya Kerajaan Singsasari, di Musem Malang Tempo Doeloe ini Anda juga akan tahu kerajaan-kerajaan lain yang pernah menduduki Malang seperti Kerajaan Kanjuruhan dan Kerajaan Kediri.

Sudah seharusnya untuk Anda yang mengaku ngalamers sejati menyempatkan diri ke Museum Tempo Doeloe untuk mengenal lebih dekat dan dalam tentang kota kelahirannya sendiri dan juga bagi Anda yang menyempatkan diri ke Malang tempat ini bisa menjadi destinasi Anda selanjutnya.

Museum Malang Tempo Doeloe

Jl. Gajahmada, belakang Balai Kota Malang

Tiket masuk: Pelajar Rp 10.000 dan umum Rp 15.000

Did you find apk for android? You can find new Free Android Games and apps.