BERBAGI
Gulali cetak via femalesia.com
Want create site? With Free visual composer you can do it easy.
Lollipop modern
Permen gula era modern via www.technobuffalo.com.

Sejak era 2000-an variasi gulali atau permen gula semakin beragam, mulai dari yang bentuknya lingkaran biasa dengan ukuran standar, sampai berbagai macam bentuk dengan ukuran yang besar. Warnanya pun lebih bervariasi. Tapi pastinya Anda tidak lupa dengan nama-nama permen gulali tempo dulu yang rupanya dari kesehatannya lebih unggul gulali tempo dulu karena kadar bahan alami yang digunakan.  Nama-nama gulali tempo dulu tersebut adalah:

Gulali Cetak

Gulali cetak via femalesia.com
Gulali cetak via femalesia.com

Pembuatan gulali ini murni dari gula putih dan diberi pewarna, pada umumnya yang digunakan adalah pewarna merah dan hijau. Pembuatannya menggunakan cetakan, bisa berbentuk hati, bunga, bahkan angsa. Untuk cetakan-cetakan khusus, misalnya angsa, Anda bisa meniupnya hingga gulali tersebut mengeluarkan bunyi seperti bersiul. Untuk mendapatkan gulali cetak ini saat ini semakin susah, tapi Anda akan menemukan bila sedang beruntung.

Gulali Gula Jawa

Gulali gula jawa via bacaterus.com
Gulali gula jawa via bacaterus.com

Berbeda dengan Gulali Cetak yang menggunakan gula putih, Gulali Gula Jawa ini menggunakan gula jawa sebagai bahan utamanya kemudian ditambah potongan kacang tanah. Kalau dimakan akan ada sensasi kriuk, manis, gurih dan renyah sekaligus.

Gulali Colek

Lenturnya gulali colek via old.hifatlobrain.net
Lenturnya gulali colek via old.hifatlobrain.net

Bahannya tidak jauh berbeda dengan Gulali Gula Jawa, taburan kacang juga menjadi pemanis Gulali Colek ini. Namun perbedaannya ada di penyajiannya. Gulali Gula Jawa keras sedangkan Gulali Colek sangat lentur dan kenyal. Dia disajikan basah, jadi penjual harus menariknya ke sebuah tempat atau piring kecil kemudian ditaburi kacang. Saat kita makan pun harus ditarik dulu karena kelenturan Gulali Colek ini.

Gulali Rambut Nenek

Gu
Gu

Untuk gulali yang ke-4 ini pasti Anda tidak asing sekali, karena masih banyak bapak-bapak yang menjualnya di pinggir jalan bahkan di mall. Bahan utama dari Gulali Rambut Nenek ini gula pasir dan tepung terigu yang dibutuhkan untuk membuat Gulali Rambut Nenek ini. Gulali ini bentuknya jauh berbeda dari ketiga permen yang lain, rambutnya mirip sekali dengan rambut nenek. Gulali Rambut Nenek yang sering juga disebut arbanat pada umumnya berwarna merah jambu.

Tapi tahukah Anda bahwa sebenarnya Gulali Rambut Nenek dulunya berwarna putih, karena tanpa pewarna makanan. Tetapi sekarang arbanat diberi pewarna makanan yang membuat arbanat sekarang dapat berwarna macam-macam. ada yang. berwarna merah muda, kuning, hijau. Sekarang bisa berasa apa saja, misalnya durian, melon, pandan dan lain sebagainya.

Uniknya lagi penjual Gulali Rambut Nenek ini dahulu selalu keliling dari rumah ke rumah dengan membawa alat musik tradisional bernama rebab, bentuknya seperti foto di bawah ini:

Gulali Rambut Nenek dan rebabnya via id.wikipedia.com
Gulali Rambut Nenek dan rebabnya via id.wikipedia.com

Itu lah tadi keempat gulali legendaris yang saat ini susah kita dapatkan kecuali Gulali Rambut Nenek yang masih terus dilestarikan dengan tetap dijual di berbagai tempat karena pembuatannya dan penyajiannya cenderung lebih mudah. Terutama Gulali Gula Jawa dan Gulali Colek yang hampir tidak ada lagi yang menjajakannya.

Did you find apk for android? You can find new Free Android Games and apps.