BERBAGI
Bus Halokes Kota Malang
Bus Halokes Kota Malang
Want create site? With Free visual composer you can do it easy.

Malang Punya Bus Sekolah Sendiri

Kota Malang menjadi kota pertama di Indonesia yang memiliki bus sekolah sendiri. Keenam unit bus halokes alias bus sekolah itu mulai dioperasikan pada 13 Februari 2015 lalu.

Kehadiran bus halokes ini dimaksudkan Pemerintah Kota Malang sebagai solusi bagi para pelajar Kota Malang. Siswa dengan kategori miskin menjadi prioritas pelayanan angkutan khusus ini. Apalagi pelajar yang menggunakan jasa bus halokes ini tidak dipungut biaya sepeserpun alias gratis.

Untuk sekedar diketahui, angka kecelakaan lalu-lintas yang melibatkan pelajar SMP atau pun SMA sempat meningkat di Kota Malang. Sebagai buntut atas hal tersebut, pihak sekolah melarang para siswa membawa kendaraan bermotor saat pulang pergi ke sekolah. Kondisi ini memaksa para pelajar mau tak mau harus menggunakan jasa angkutan kota (angkot) untuk menuntut ilma.

Hal tersebut rupanya tidak didukung oleh ketersediaan angkot yang memadai. Mulai dari tidak adanya jadwal pasti keberangkatan angkot, hingga lamanya perjalanan lantaran angkot tak jarang yang harus berkali-kali berhenti untuk mencari penumpang. Belum lagi tak jarang ada siswa memiliki rumah yang jaraknya jauh dari sekolah, sehingga harus oper angkot, bahkan lebih dari satu kali.

Belum lagi harga Bahan Bakar Minyak (BBM) yang fluktuatif alias naik-turun tergantung harga minyak dunia. Kondisi tersebut memaksa para siswa kembali beralih ke kendaraan bermotor roda dua. Selain dinilai lebih praktis dan cepat sampai ke sekolah, biaya yang dikeluarkan lebih murah ketimbang naik angkot.

Akhirnya, Pemerintah Kota Malang mengambil langkah untuk membuat angkutan masal untuk para pelajar. Bus halokes pun menjadi solusi terbaik untuk masalah ini. Biaya pengadaan lima dari enam unit bus ini diambilkan dari APBD (Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah) Kota Malang tahun 2014 sebesar Rp. 4,5 miliar. Sementara satu unit lainnya didapat dari CSR (Corporate Social Responsibility) alias dana hibah dari Bank Jatim.

Lima bus halokes yang berkandang di belakang Balaikota Malang ini tampak seperti bus sebagaimana biasanya. Bus tersebut berkapasitas 40 kursi. Sementara satu bus sumbangan Bank Jatim terlihat agak istimewa. Kursi-kusi bus halokes itu terpasang miring atau saling berhadapan seperti bus busway. Selain memiliki 60 kursi, di bus ini terdapat pula tempat berdiri untuk penumpang yang tidak kebagian tempat duduk.

Sejak diwacanakan Pemerintah Kota Malang pada 2014, pengoperasian bus halokes ini bukannya tanpa pro-kontra. Para sopir angkot, terutama yang trayeknya melewati kawasan sekolah terang-terangan menentang kebijakan ini. Mereka berpendapat, keberadaan bus halokes ini akan mengancam merosotnya pendapatan mereka setiap harinya. Seperti diketahui, para pelajar menjadi salah satu target pasar utama dari angkot-angkot tersebut selama ini. Dengan diterjunkannya bus halokes gratis, bisa jadi para sopir angkot ini harus lebih bekerja keras mencari penumpang.

Sebagai pertimbangan, pada akhir tahun 2014 Pemerintah Kota Malang terlebih dulu melakukan uji kelayakan bus halokes, bahkan sampai harus beberapa kali. Mereka juga membentuk sebuah tim kecil yang bertugas melakukan survey kepuasan masyarakat terkait keberadaan bus halokes ini. Bahkan Pemkot Malang sampai harus melibatkan aparat TNI dan Kepolisian untuk mengawal proses pengujian ini.

Berikut ini rute bus halokes milik Pemerintah Kota Malang.

1. Bus Halokes Poll A:
Berangkat: SPBU Tlogomas – Jalan MT. Haryono – Jalan Soekarno-Hatta – Jalan DI. Panjaitan – Jalan Bogor – Jalan Veteran – Jalan Bundaran Diknas – Jalan Veteran – Jalan Bandung – Jalan Ijen – Jalan Semeru – Jalan Kahuripan – Bundaran Tugu – Balaikota. Bus halokes ini melewati SMPN 18, SMAN 9, MAN 3, MTsN 1, SMAN 8, SMPN 4, SMKN 2, SMPN 1, SMPN 8 (turun Bundaran Bromo Semeru), SMPN 6 (turun Bundaran Bromo Semeru), SMAN 1, SMAN 3 dan SMAN 4. Lokasi Halte/Shelter bus halokes ini di Pasar Dinoyo, Griyashanta, Taman Budaya, Jalan Ijen, Jalan Semeru, dan Stadion Gajayana.

2. Bus Halokes Poll B:
Berangkat: Pos Kamling Jalan Anggur Pisang Candi – Jalan Raya Langsep – Jalan Raya Galunggung – Jalan Bondowoso – Jalan Jombang – Jalan Surabaya – Jalan Jakarta – Jalan Bogor Bawah – Jalan Veteran – putar di Bundaran Diknas – Jalan Veteran – Jalan Bandung – Jalan Ijen – Jalan Semeru – Jalan Kahuripan – Bundaran Tugu – Balaikota. Bus halokes ini melewati SMKN 3, MAN 3, MTsN 1, SMAN 8, SMPN 4, SMKN 2, SMPN 1, SMPN 8 (turun Bundaran Bromo Semeru), SMPN 6 (turun Bundaran Bromo Semeru), SMAN 1, SMAN 3, dan SMAN 4. Lokasi Halte/Shelter bus halokes ini di Jalan Ijen, Jalan Semeru, dan Stadion Gajayana.

3. Bus Halokes Poll C:
Berangkat: Terminal Madyopuro – Jalan Ki Ageng Gribig – Jalan Danau Toba – Jalan AM. Wiyono – Jalan Kesatrian – Jalan Hamid Rusdi –  Bundaran SMPN 5 – Jalan Panglima Sudirman – Jalan DR. Cipto – Jalan Cokroaminoto – Jalan Trunojoyo – Jalan Kertanegara – Bundaran Tugu – Balaikota. Bus halokes ini melewati SMPN 5, SMPN 3, SMAN 1, SMAN 3, dan dan SMAN 4. Lokasi Halte/Shelter bus halokes ini di Jalan AM. Wiyono.

4. Bus Halokes Poll D:
Berangkat: Terminal Madyopuro – Jalan Ki Ageng Gribig – Jalan Mayjen Sungkono – Terminal Hamid Rusdi. Bus halokes ini melewati SMAN 6, SMAN 10 (B), SMPN 10, SMKN 10, dan SMPN 23.

5. Bus Halokes Poll E:
Berangkat: PLN Jalan Satsuin Tubun – Jalan Kol. Sugiono – Jalan RE. Martadinata – Bawah Fly Over Kotalama – Comboran – Jalan Sulawesi – SPBU Sawahan – Jalan Syarif Al Qodri – Jalan Kauman – Jalan Hasyim Ashari – Jalan AR. Hakim – Gereja – Jalan Mojopahit – Bundaran Tugu – Balaikota. Bus halokes ini melewati SMAN 2, SMAN 5, SMKN 4, SMAN 1, SMAN 3, dan SMAN 4.

6. Bus Halokes Poll F:
Berangkat: Samsat Kacuk – Jalan Sudanco Supriyadi – Jalan Janti – Jalan Halmahera – Jalan Tanimbar – Jalan Sulawesi – Jalan Nusakambangan – Comboran – Jalan RE. Marthadinata – Jalan Gatot Subroto – Jalan Trunojoyo – Kertanegara – Bundaran Tugu – Balaikota. Bus halokes ini melewati SMAN 5, SMKN 4, SMAN 2, SMAN 1, SMAN 4, SMAN 3, SMKN 1, dan SMPN 19.

Total enam bus halokes ini setiap harinya akan beroperasi mulai pukul 05:45 WIB dan pukul 13:45 WIB untuk penjemputan ke sekolah ke sekolah paling terakhir. Sementara untuk hari Jumat, saat pulang bus halokes akan menjemput pukul 10:30 WIB atau menyesuaikan dengan jam pulang sekolah.

Bus halokes milik Pemerintah Kota Malang ini tak hanya sebagai sebuah pengakuan bahwa Bumi Arema ini adalah kota pendidikan, tapi sekaligus menjadi salah satu upaya Pemkot Malang untuk meningkatkan kualitas pendidikan. Tentunya, ke depan nanti, pengembangan hasil program semacam ini patut untuk terus dilakukan.

Did you find apk for android? You can find new Free Android Games and apps.