BERBAGI
Want create site? With Free visual composer you can do it easy.

Jalibar atau Jalur Lingkar Barat, menjadi sebuah jalan yang begitu akrab bagi pengguna jalan di Malang yang ingin pergi ke Blitar. Jalur yang baru diresmikan pada tahun 2013 lalu itu bisa menghemat waktu perjalanan hingga 30 menit dan berhasil mengurai kemacetan di wilayah Kepanjen.

Proyek yang sudah dikerjakan sejak tahun 2008 itu awalnya digerojok dana Rp12,5 milyar, namun membengkak hingga 500 juta lebih banyak dari rencana semula. Tetapi, jalan sejauh lima kilometer itu kini sudah bisa dinikmati oleh semua orang.

Ada dua jalur di jalan yang melewati dua desa yaitu desa Talangagung dan Desa Ngadilangkung itu. Jalan yang besar dan terbilang baru tersebut merupakan sebuah rencana untuk mengembangkan Kepanjen sebagai ibukota Kabupaten Malang.

Tidak heran, akibat adanya jalan tersebut. Kini perekonomian yang ada di sisi kiri dan kanan jalan itu menggeliat, laksana pembangunan ekonomi di jaman dahulu yang memanfaatkan alur sungai sebagai pusatnya. Saat ini, selain sudah banyak warung kuliner di sekitarnya, juga sudah ada pengembangan perumahan yang jalan utamanya memanfaatkan akses jalibar.

2012_12_Jalibar_1

Cepat atau lambat, Jalibar akan menjadi kawasan pusat perekonomian di Kepanjen, bahkan Kabupaten Malang. Dikutip dari Radar Malang, berbagai kegiatan ekonomi, seperti pusat perbelanjaan atau mal bakal diarahkan ke kawasan ini. Apalagi, sudah ada sejumlah pengelola pusat perbelanjaan yang menyatakan ketertarikannya untuk memperluas jaringan ke Kepanjen. Seperti Ramayana Department Store, yang bahkan sudah mengadakan tes pasar dalam dua tahun belakangan.

Secara khusus, Jalibar juga didesain untuk menjadi pusat dari kegiatan ekonomi itu. Dalam perda nomor 3 tahun 2010 juga disebutkan rencana pemindahan terminal, dari Talangagung ke Desa Ngadilangkung, desa yang dilewati Jalibar.

Terminal di Ngadilangkung nanti juga direncanakan menjadi terminal tipe B. Artinya, terminal ini melayani kendaraan angkutan antar kota dalam provinsi (AKDP), angkutan kota (AK) serta angkutan pedesaan (ADES). Sedangkan terminal Talangagung yang ada saat ini merupakan terminal tipe C yang hanya melayani angkutan pedesaan.

Melihat perda 3 tahun 2010 sudah jelas bahwa arah pengembangan Kepanjen akan banyak difokuskan pada Jalibar. Apalagi, dalam beberapa tahun belakangan, di kawasan itu sudah dibangun Perumahan PNS Bumi Kanjuruhan, Taman Kehati, dan Taman Puspa. Pembangunan itu diharapkan bisa merangsang masuknya investor-investor.

Did you find apk for android? You can find new Free Android Games and apps.