BERBAGI
Bioskop Roxy, cikal bakal Bioskop Merdeka Malang
Bioskop Roxy, cikal bakal Bioskop Merdeka Malang
Want create site? With Free visual composer you can do it easy.

Salah satu Bioskop di Kota Malang tempo doeloe yang cukup terkenal adalah Bioskop Merdeka. Lokasinya terletak di Kayutangan dan berada tepat di seberang jalan kantor Telkom. Namun, kini gedung tersebut memang sudah tidak berbekas lagi karena sudah dihancurkan untuk dijadikan lahan bisnis baru.

Dari data yang ada di internet saat konflik kepemilikan gedung Bioskop Merdeka, dikatakan jika bioskop ini ada sejak tahun 1928. Namun, data tersebut cenderung kurang valid karena dari data yang penulis punyai, bioskop ini baru ada pada 25 Januari 1952. Sementara di tahun 1928, Bioskop hanya ada di Jl. Agus Salim dan Jl. Laksmana Martadinata.

Mulai Dibuka 25 Januari 1952

“Satu-satunya gedung bioscoop dari seluruh Indonesia jang mempunjai ruangan menurun (lebih rendah dari permukaan djalan raja) sehingga penonton senantiasa tidak dapat gangguan hawa panas dari luar. Memuat lebih 900 kursi jang enak didudukinja dari kelas I sampai kelas rendah. Diperlengkapi dengan alat-alat projectie jg terbaru dan memakai pengeras suara kembar,” Westrex Master, sebuah iklan yang mengabarkan adanya bioskop baru di Malang.

Karena di tahun 50-an adalah pemain baru, tidak heran seluruh perlengkapan yang ada di Bioskop Roxy Theater sudah

Iklan pembukaan Bioskop
Iklan pembukaan Bioskop

menggunakan proyektor dan sound system yang baru, sehingga jika dibandingkan dengan bioskop lainnya di Malang, bioskop tersebut sudah punya suara dan tidak menggunakan gambar bisu lagi.

Di tahun 1960-an, Presiden Sukarno memerintahkan untuk mengganti nama yang berbau asing ke nama yang lebih Indonesia. Akhirnya, Bioskop Roxy Theater berubah namanya menjadi Bioskop Merdeka Theater, dari sebuah poster film tahun 1969, Bioskop ini sudah berganti nama. Namun, film-film dari luar negeri tetap mendominasi tayangan bioskop karena menjadi tontonan yang lebih banyak menyedot massa ketika itu.

Di tahun 1984, saat pemilik utama Bioskop yaitu Han Poo Hok atau Sudarno Handoyo Utomo meninggal dunia. Terjadi sengketa kepemilikan yang melibatkan Endi Mulia dan Budi Tedjamulia mengaku mendapat surat wasiat dari Han Poo Hok.

Namun, kemudian belakangan hari diketahui surat wasiat itu dinyatakan tidak berlaku dan pengadilan mengesahkan ahli waris jatuh pada saudara Han Poo Hok yiatu Han Hiem Nio, Han Tiem Nio, dan Listyo Widodo. Tetapi perjalanan bioskop tetap lanjut di tengah konflik karena disaat itu Bioskop Merdeka adalah primadona terutama untuk film-film dari luar negeri ataupun komedi seperti Warkop DKI.

Salah satu poster film tahun 1960. Namanya pun sudah menjadi Bioskop Merdeka.
Salah satu poster film tahun 1960. Namanya pun sudah menjadi Bioskop Merdeka.

Di tahun 90-an bioskop tersebut tetap menjadi hiburan bagi anak-anak dan pemuda di Malang. Dulu ketika waktu santai Bioskop Merdeka dan Bioskop Kelud yang ada di sebelahnya adalah tempat wajib nongkrong karena disana juga menyediakan permainan ding-dong.

Tetapi lambat laun bioskop ini kalah bersaing dengan terjangan VCD dan DVD yang harganya terjangkau di masyarakat, apalagi ketika itu Bioskop Merdeka kurang begitu update tentang film baru. Untuk memenangkan persaingan pengelola kerap memajang sebuah poster bergambar film erotis di bagian papan iklan. Tetapi tetap saja film tersebut kurang diminati karena selalu berulang dan masyarakat sudah merasa bosan. Di sisi lain, juga ada larangan keras dari orang tua dulu kepada anak-anaknya untuk pergi ke Bioskop Merdeka.

Kemudian di tahun 2000-an adanya Bioskop 21 yang menyajikan film Hollywood terbaru membuat pamor Bioskop Merdeka benar-benar habis. Hingga akhirnya Bioskop Merdeka mulai sepi ditinggalkan anak-anak muda dan lambat laun tutup.

Saat bioskop tutup, pemilik sempat menyewakan tempat tersebut untuk pujasera dan studio alat musik. Namun, seiring perkembangan waktu tampaknya bisnis lain dinilai lebih menjanjikan sehingga bioskop itu akan dibongkar.

Di tahun 2014, Bioskop ini akhirnya dibongkar oleh pemiliknya dan kemungkinan besar kabarnya akan dibangun sebuah hotel bintang tiga. Meskipun beberapa kalangan protes akan hilangnya cagar budaya.

Kini Bioskop Merdeka tersebut dibongkar
Kini Bioskop Merdeka tersebut dibongkar
Did you find apk for android? You can find new Free Android Games and apps.