BERBAGI
Want create site? With Free visual composer you can do it easy.

Ada yang baru dari suasana jalanan kota Malang 2016, Gembok Cinta dan Ikon Kubus ‘Paris of East Java’ hanya lah dua hal kecil yang meramaikan kota Malang. Pasalnya Dinas Kebersihan dan Pertamanan (DKP) kota Malang melakukan banyak pembangunan, khususnya pada taman di kawasan Jalan Veteran, Jalan Ijen dan Jalan Bandung. Anda akan semakin betah dalam menikmati jalanan kota Malang.

Bila Anda melewati Jalan Ijen, Anda akan banyak menemukan pemandangan baru. Salah satunya di sisi utara dan selatan Monumen Seroja (depan Museum Brawijaya atau Perpustakaan Umum Kota Malang) yang dahulu hanya ada aspal dan pot-pot bunga yang tidak memiliki nilai estetika yang membuat kita senang melihatnya kini memiliki banyak perubahan. Koridornya akhirnya ditanami rumput, tersambung dengan bagian Ijen Boulevard, lalu di tengahnya menjadi taman kecil atau area bersantai. Anda bisa duduk di kursi di temani lampu taman dan dua vergola kecil yang ada di dua sisi Monumen Seroja, jangan buang sampah sembarangan ya, karena di sini pun disediakan banyak tempat sampah. Sering juga lokasi pemotretan fotografer dengan membawa modelnya sendiri.

Tak hanya kawasan Jalan Ijen saja yang dipercantik, namun kawasan Jalan Bandung dan Jalan Veteran pun juga ikut dipercantik. DKP memasang banyak obyek boulevard dan trotoar di kawasan Jalan Bandung dan Jalan Veteran. Terdapat kursi untuk Anda yang ingin menunggu atau sekadar bersantai, vergola mini dan lampu taman. Di kawasan Jalan Veteran, di sisi kiri dan kanannya ditanam banyak pohon jenis Pule. Sedangkan di Taman Veteran atau boulevard Jalan Veteran terdapat berbagai obyek menarik yang menjadi ikon baru bagi kota Malang.

Obyek menarik tersebut di antaranya adalah Gembok Cinta yang berbentuk bingkai jeruji berwarna putih dengan simbol love di tengah berwarna merah, lalu di atasnya terdapat tulisan, ‘Ngalam, I’m in Love’. Di obyek ini Anda bisa menyematkan gembok cinta atau perjanjian dengan sahabat Anda, meski sebenarnya tujuan dari DKP dari obyek ini adalah menanamkan rasa cinta kepada kota Malang.

Selain itu terdapat juga obyek kubus biru yang ada di depan Universitas Brawijaya dengan mengangkat julukan kota Malang yang diberikan kompeni Belanda, ‘Paris for East Java’. Di kubus ini ada nilai filosofinya sendiri, dari kubus ini mengingatkan bahwa Malang adalah kota Pendidikan dan di atas kubus terdapat perpaduan angka nol dan satu yang membentuk molekul kimia yang memiliki makna tersendiri bagi Anda yang memahaminya.  Kode tersebut ada karena DKP ingin menyuarakan bahwa ilmu pengetahuan adalah aspek penting dalam kehidupan.

Menurut Anda, bagaimana dengan kinerja pemerintah untuk kota Malang? Terlepas dari ada beberapa yang belum maksimal atau menuai kritik, semoga pembangunan ini tidak berhenti sampai ketiga kawasan ini saja, namun bisa ke daerah lainnya bahkan hingga Kabupaten Malang. Selain itu, sebagai warga Malang wajib bangga terhadap pembaruan dari pemerintah yang membuat kota Malang semakin terlihat kreatif dan memiliki kewajiban untuk menjaganya dan tidak merusak fasilitas umum.

Did you find apk for android? You can find new Free Android Games and apps.