BERBAGI
STMJ Pak Sentot sejak 1974 asli Malang
STMJ Pak Sentot sejak 1974 via makanlagi.com
Want create site? With Free visual composer you can do it easy.

Mungkin Anda sudah tidak asing lagi dengan minuman yang memiliki manfaat begitu banyak bagi kesehatan yang merupakan perpaduan dari susu, telur, madu dan jahe atau akrab disingkat dengan STMJ. Berbeda dengan tahun 1970-an, pada saat itu, masyarakat Indonesia, khususnya di Malang sangat asing dengan minuman ini. Hal tersebut lah yang dialami Pak Sentot ketika pertama kali membuka usaha STMJ, banyak orang yang bertanya-tanya apakah enak susu dicampur dengan telur.

STMJ Pak Sentot yang berlokasi di Jalan Bareng Gang 4 di awal membuka usahanya tidak sama seperti sekarang, yang bahkan setiap pelanggan keluar selalu akan ada pelanggan baru yang masuk. Karena pada tahun 70-an STMJ masih dianggap minuman yang asing, STMJ Pak Sentot tak terlalu ramai pelanggan. Pada tahun 1980, baru lah STMJ mulai di kenal dan meningkatkan pelanggan di sini hingga saat ini.

Dahulu, Pak Sentot memulai usahanya di Jalan Kawi, kawasan Simpang Kawi mulai tahun 1974, lokasinya ada di eks Warung Pecel Kawi. Alm. Warli Sentot beruntung mendapatkan lokasi di sana karena menumpang di tempat bosnya yang merupakan juragan susu segar. Saat pagi hari tempat tersebut digunakan untuk berdagang susu, kemudian baru malamnya berjualan STMJ.

Minuman yang dipercaya bisa membuat peminumnya tidur nyenyak ini rupanya hasil kreasi dari alm. Sentot. Saat ia bekerja di Warung Pecel Kawi, menjual susu segar saja, terpikir oleh alm. Sentot untuk membuat susu yang lebih nikmat dari yang lainnya. Akhirnya alm. Sentot mulai meramu dan bereksperiman, mulai dari meramu susu dengan perbandingan komposisi gulanya, teknik mengocok telur sampai jenis madu yang digunakan. Hingga tercipta resep yang senikmat ini membutuhkan waktu kurang lebih satu tahun. Tak heran STMJ Pak Sentot ini selalu ramai, karena racikannya pun asli dari dirinya dengan inisiatif sendiri hingga menjadi STMJ pertama di Malang yang memiliki ciri khas yang berbeda dari STMJ di kota-kota lainnya.

Sampai di ujung tahun 1983, akhirnya STMJ Pak Sentot pindah di Bareng Gang 4, meski masuk gang sebenarnya masuknya tak terlalu sulit. Bila anda dari Jalan Ijen, selanjutnya Anda menuju ke arah Jalan Kawi Atas dan belok kiri (di samping distro Planet Surf) masuk ke Gang 6. Ikuti jalan gag tersebut dan dari jauh pasti akan terlihat warung yang begitu ramai, STMJ legendaris yang menjadi bagian sejarah kuliner di Malang.

Berbagai menu di STMJ Pak Sentot
Berbagai menu di STMJ Pak Sentot via malangtourguide.com

Selain itu Anda juga bisa menikmati STMJ Pak Sentot ini di kawasan Stasiun Kotabaru, dari arah alun-alun Tugu ke stasiun belok kiri, lurus hingga di kiri jalan Anda menemukan warung di pinggir jalan bertuliskan ‘STMJ Pak Sentot’. Di sini Anda tidak hanya bisa menikmati STMJ yang dibandrol dengan harga Rp11.000 saja, bagi Anda yang tidak menyukai cita rasa yang kuat dari STMJ bisa memesan Susu Coklat atau Susu Panas saja. Bila ingin minuman yang tradisional tapi bukan STMJ, Anda bisa memesan Wedang Jahe. Uniknya di sini ada menu yang bernama Jaddam, minuman bercita rasa Arab yang perlu Anda coba.

Did you find apk for android? You can find new Free Android Games and apps.