BERBAGI
Maskot fauna Kabupaten Malang, Burung Cucak Hijau - burunggacor
Maskot fauna Kabupaten Malang, Burung Cucak Hijau - burunggacor
Want create site? With Free visual composer you can do it easy.

Kabupaten Malang memiliki dua macam Maskot Daerah, yaitu maskot flora dan fauna, yang tentunya tak kalah dengan Maskot Daerah Kota Malang. Berdasarkan Surat Keputusan Bupati Kepala Daerah Tingkat II Malang No. 522.4/429.024/1995, tanggal 8 Februari 1996, ditunjuklah Burung Cucak Hijau, hewan yang wajib dilestarikan, sebagai identitas fauna Kabupaten Malang. Kemudian, dengan Surat Keputusan Bupati Kepala Daerah Tingkat II Malang No. 180/170/SK/429.013/1997, tanggal 26 April 1997 ditetapkan pula apel manalagi (Malus sylvestris Mill) sebagai maskot flora Kabupaten Malang.

Maskot fauna, Burung Cucak Hijau juga biasa dikenal dengan nama cucak ijo atau burung daun. Meski memiliki nama yang identik, Cucak Hijau bukanlah burung dari keluarga cucakrowo atau cucak jawa. Jenis burung yang memiliki nama latin Chloropsis Sonnerati ini bulunya didominasi warna hijau. Secara ilmiah, Chloropsis Sonnerati termasuk ke dalam suku Chloropseidae, berkerabat dekat dengan burung Cipoh. Dalam bahasa Inggris, burung ini dikenal dengan nama Greater Green Leafbird.

Burung Cucak Hijau jantan memiliki ciri-ciri berbulu hijau terang (mirip sekali dengan warna hijau daun) dan memiliki bulu hitam berkilau dari wajah hingga ke lehernya dan paruhnya hitam. Sementara burung Cucak Hijau betina berbulu hijau, memiliki warna kuning di bagian kepalanya, dan berparuh coklat. Baik burung Cucak Hijau jantan maupun betina memiliki bulu berwarna biru pada bagian sayap mereka. Burung ini memiliki leher panjang dan bermata hitam.

Bagi Anda yang memeliharanya, tak perlu pusing-pusing mencarikan makanan, karena burung Cucak Hijau biasa makan buah-buahan dan serangga. Suara burung Cucak Hijau ini tergolong indah dan merdu. Burung Cucak Hijau ini juga tergolong burung yang cerdas dan pandai menirukan suara lainnya. Burung ini mudah dijinakkan oleh manusia, karena memiliki kemampuan beradaptasi yang cukup baik.

Maskot flora Kabupaten Malang, Apel Manalagi - Tribunnews
Maskot flora Kabupaten Malang, Apel Manalagi – Tribunnews

Sementara itu, Apel manalagi sebagai maskot flora, ditemukan pada tahun 1969. Surahmat Kusumo adalah penemu buah khas Malang ini. Kusumo merupakan pejabat Balai Penelitian Pasar Minggu Jakarta. Varietas baru ini berasal dari Dusun Gandon, Kecamatan Jabung, Kabupaten Malang. Varietas ini diyakini sebagai varietas apel asli Indonesia, karena apel ini tidak ditemukan di tempat lain di dunia. Nama manalagi disematkan lantaran rasa apel ini yang sangat manis dan enak, sehingga membuat siapa pun yang memakannya selalu minta lagi.

Maksud dan tujuan Pemerintah Kabupaten Malang menetapan maskot flora dan fauna adalah untuk mengenalkan sekaligus melestarikan kedua jenis flora dan fauna tersebut. Selain itu, burung Cucak Hijau dan apel manalagi menjadi ciri khas sekaligus identitas flora dan fauna yang hanya ada di Kabupaten Malang. Penetapan maskot ini juga berperan sebagai sarana untuk meningkatkan promosi pariwisata dalam program Visit Kabupaten Malang.

Melestarikan flora dan fauna secara alami secara tidak langsung sama artinya dengan melestarikan pula habitat tempat mereka tinggal. Melestarikan burung Cucak Hijau sama halnya kita melestarikan hutan-hutan di pantai selatan Malang, terutama di sekitar Pantai Sendangbiru dan hutan lainnya. Melestarikan burung ini tentunya dengan penangkaran. Cara ini sudah dilakukan dengan membangun tempat penangkaran yang sangat besar di Desa Jeru, Kecamatan Tumpang. Pemerintah Kabupaten Malang juga menyiapkan lahan untuk pembudidayaan dan pelestarian apel manalagi agar tetap menjadi produk andalan Kabupaten Malang.

Did you find apk for android? You can find new Free Android Games and apps.