BERBAGI
Soto Ayam Lonceng
Soto Ayam Lonceng
Want create site? With Free visual composer you can do it easy.

Bila Anda melewati kawasan Lonceng, Jalan Kyai Tamin, kota Malang lalu melihat papan nama kayu yang berwarna dasar putih kalu dicat dengan warna hitam dengan tulisan sederhana: Soto Ayam Lonceng tanpa tambahan hiasan dan warna apapun. Warung tersebut adalah salah satu kuliner legendaris di Malang.

Ya, legendaris, kuliner ini telah ada sejak tahun 1965 dan masih eksis hingga saat ini, tak sedikit orang yang merindukan soto ayamnya. Tak hanya rasanya saja yang bertahan dengan resep warisan, namun bila Anda masuk ke dalam warungnya Anda akan sekaligus nostalgia suasana Malang pada tahun 60-an. Ubin khas zaman dahulu yang berwarna krem dengan corak motif unik, dinding yang masih menggunakan papan kayu dengan peliturnya yang mengkilap, tak lupa juga di bagian atas pintu ada izin dagang dari plakat kayu yang masih menggunakan ejaan lama.

Suasana kekunoannya dengan didukung warung yang adem membuat Anda akan nyaman untuk menikmati soto sambil bernostalgia. Soto ayam di sini disebut Soto Ayam Lonceng karena lokasinya tak jauh dari monumen lonceng atau jam kuno yang berdiri kokoh di pertigaan, lokasinya ada di pinggir jalan besar kawasan Pasar Besar, kota Malang.

Usaha ini dimulai oleh alm. Abdul Manan yang merupakan orang Lamongan asli, dahulu ia berjualan dengan dipikul dengan rute Pasar Besar, Lonceng hingga Jalan Laksamana Martadinata. Hingga akhirnya tak lama sejak Abdul Manan memikul soto ayamnya, delapan tahun kemudian, tepatnya 1968 Soto Ayam Lonceng ini pun ada di warung yang ada di tempat seperti sekarang ini, di Jalan Kyai Tamin dan tidak pernah berpindah-pindah setelah itu.

Meskipun soto ayamnya dilanjutkan oleh Yadi, cucu dari alm. Abdul Manan, ia tak mengubah rasa dan sedikit pun interior yang berunsur klasik. Sengaja akan menjadi seperti ini terus agar pelanggan sekalian menikmati suasana lawas dari kota Malang sambil menikmati soto ayamnya yang legendaris telah ada sejak tahun 1960-an.

Anda memang akan menikmati soto di dalam warung, namun di pojok ruangan sebelah timur Anda akan menemukan rombong berwarna coklat untuk menyiapkan soto dan melayani pelanggan. Kemudian di pojok-pojok ruangan terdapat papan dengan model letter L yang digunakan untuk meja, Anda bisa duduk di sana sambil menunggu soto ayam disajikan dan melihat-lihat setiap sudut warung dengan interior-interior lawasnya.

Masukkan Soto Ayam Lonceng ini menjadi kuliner yang ada di list kuliner lawas yang akan Anda datangi ketika sedang ingin makan siang atau berlibur di Malang bersama keluarga. Dengan harga terjangkau, Anda bisa menikmati kuliner sedap dan legendaris dengan suasana yang mungkin tak bisa Anda dapatkan di tempat lain.

sumber foto: incountryindonesia54.blogspot.com

Did you find apk for android? You can find new Free Android Games and apps.