BERBAGI
Want create site? With Free visual composer you can do it easy.

Malang merupakan wilayah yang perkembangan anak mudanya sangat bagus. Begitu banyak komunitas yang digerakkan oleh anak muda di Malang dan hampir semuanya aktif dan memiliki kontribusi besar di setiap bidangnya, bahkan mereka bergerak secara mandiri.

Namun saat ini pemerintah Malang mulai peduli dengan kreativitas anak muda di Malang, hal tersebut dibuktikan dengan adanya Festival Film Malang (FFM). Ya, event ini merupakan kegiatan kolaboratif pertama yang diharapkan menjadi sebuah awal yang bisa menjadi pemicu kegiatan-kegiatan selanjutnya dan spesialnya lagi kegiatan ini didukung oleh pemerintah Malang, khususnya oleh Dinas Kebudayaan dan Pariwisata bersama Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kota Malang.

Kegiatan FFM yang telah dipersiapkan selama Februari-Maret 2016 ini merupakan kegiatan awal dari Malang Creative Fusion (MCF) yang telah diresmikan oleh Abah Anton, Walikota Malang pada 3 Februari 2016 yang memang didirikan agar bisa menjadi wadah kolaborasi komunitas-komunitas kreatif di Malang Raya. Kegiatan ini pun juga menjadi bentuk sambutan pada pelaksanaan ICCC 2016 (Indonesian Creativity City Conference).

Akhirnya tepat pada 14 Februari 2016, rangkaian acara FFM dibuka dengan adanya layar tancep di Alun-alun Kota Malang yang diresmikan langsung oleh Abah Anton. Sejak pukul 19.00 acara telah dimulai dengan penampilan indie band Malang, yaitu Christabel Annora dan Wake Up Irish. Lalu dilanjutkan dengan pemutaran film-film pendek karya arek Malang yang cukup berprestasi dalam perkembangan perfilman.

2016_2_17_festival_film_malang_alun2

“Memulai dari Alun-alun Kota Malang, yang merupakan titik nol dari kota, sebagai simbol pergerakan perdana yang diharapkan menjadi pemicu kolaborasi komunitas kreatif berikutnya. Dari sini juga dimulai kerjasama FFM dengan Dinas Kebudayaan dan Pariwisata dalam pelaksanaan Festival sampai awarding dan kerjasama dengan Dinas Perindustrian dan Perdagangan dalam pelaksanaan roadshow dan seminar,“ jelas Ditya Nurrahman, Direktur FFM.

Ada banyak serangkaian kegiatan di FFM, di antaranya roadshow ke 23 titik (sekolah, universitas dan area umum terbuka). Selain itu ada juga kompetisi film pendek fiksi untuk umum dan pelajar, film pendek dokumenter untuk umum dan pelajar serta film pendek animasi, video pendek 15 detik dn film pendek kebudayaan Malang. Karya bisa dikumpulkan sejak 15 Februari hingga 15 Maret 2016 dengan persyaratan yang dapat diakses di www.FestivalFilmMalang.com.

Bila Anda merupakan penggian film dan sangat suka hal-hal yang terkait dengan sinematografi, Anda bisa mendaftarkan dan membuat karya di acara ini. Selain menjadi jam terbang bagi Anda sendiri, dapat juga sebagai pembuktian bahwa anak muda Malang memang penuh dengan kreativitas dan ide-ide yang menarik yang sangat sayang untuk diabaikan.

sumber berita: malangvoice.com

sumber foto: halomalang.com

Did you find apk for android? You can find new Free Android Games and apps.