Beranda Wisata Wisata Keluarga Pesan Misterius di Taman Trunojoyo Malang

Pesan Misterius di Taman Trunojoyo Malang

BERBAGI
Pesan Misterius di Taman Trunojoyo Malang - AKAIBARA
Pesan Misterius di Taman Trunojoyo Malang - AKAIBARA
Want create site? With Free visual composer you can do it easy.

Di Taman Trunojoyo yang terletak di depan kantor Arema dan Stasiun Malang Kotabaru ternyata tersimpan sebuah pesan rahasia. Tak banyak orang yang memperhatikan pesan yang tertulis dengan kapur warna putih pada sebuah papan tulis hitam tersebut.

Papan tulis hitam yang memuat pesan rahasia ini terletak di pojok gazebo yang beratap warna putih. Gazebo ini menjulang di bagian pusat taman, tepatnya lurus sebelah timur pintu masuk taman yang juga memiliki ikon patung tiga kepala singa itu.

Pesan misterius ini berbunyi “Nikmatilah ketenangan yang terdapat di alam sekitar Anda, dan temukan kebahagiaan di dalamnya” dan “Alam adalah kehidupan, tidak ada kehidupan jika alam tidak tercipta”. Entah dari mana asalnya, namun sepertinya pesan tersebut terinspirasi dari sebuah kutipan berbahasa Inggris “Earth laugh in flowers” (Bumi tertawa melalui bunga) yang juga tertulis di bawah pesan berbahasa Indonesia itu. Kutipan berbahasa Inggris ini diambil dari kata-kata seorang berkebangsaan Amerika Serikat bernama Ralph Waldo Emerson.

Dalam laman Wikipedia, dijelaskan Ralph adalah seorang penulis esai, dosen, penyair, dan pemimpin gerakan transendentalisme pada pertengahan abad ke-19. Pria kelahiran Boston, Massachusetts, Amerika Serikat pada 25 Mei 1803 itu dikenal lewat  pemikiran-pemikirannya yang dituangkan melalui lusinan esai dan lebih dari 1.500 ceramah umum di tanah kelahirannya, Amerika Serikat.

“Earth laugh in flowers” (Bumi tertawa melalui bunga) merupakan satu di antara ribuan kutipan Ralph sepanjang hidupnya, sebelum menghembuskan napas pada 27 April 1882 di usia ke-78 tahun. Kutipan Ralph ini ditegaskan oleh pembuat pesan misterius di Taman Trunojoyo Malang dengan kalimat “Nikmatilah ketenangan yang terdapat di alam sekitar Anda, dan temukan kebahagiaan di dalamnya” dan “Alam adalah kehidupan, tidak ada kehidupan jika alam tidak tercipta”. Pesan tersebut jelas-jelas mengajak para pengunjung taman yang menyempatkan diri membaca pesan tersebut untuk selalu menjaga keindahan alam, khususnya pemandangan indah bunga-bunga dan pepohonan yang ada di Taman Trunojoyo serta ketenangan yang bisa dirasakan pengunjung taman yang didirikan atas kerjasama Pemkot Malang dengan PT Bentoel Internasional Investama Tbk melalui program Corporate Social Responsibility (CSR) itu.

Pembangunan Taman Trunojoyo merupakan salah satu upaya penghijauan kembali Kota Malang yang dilakukan oleh Pemkot agar kota apel itu lebih ramah terhadap lingkungan. Area taman ini didominasi warna hijau rumput yang tertata. Di samping gazebo terdapat pohon Trembesi raksasa yang berdiri menjulang. Di samping gazebo, ada beberapa jenis bunga yang menghiasi taman. Lampu taman dan kran otomatis penyiram tanaman pun berdiri di antara rerumputan. Jika diamati lebih detail, terdapat tempat resapan air (biopori) yang tersebar di banyak titik taman, sumur-sumur resapan dan juga tempat sampah.

Keindahan yang tersaji inilah yang menjadi salah satu alasan bagi para pengunjung datang ke Taman Trunojoyo ini. Keindahan itulah yang menciptakan sebuah suasana tenang yang mungkin dicari oleh para pengunjung. Ketenangan itulah yang dipastikan bakal menghasilkan kebahagiaan yang kita idam-idamkan. Jadi tidak bijak rasanya, sebagai pengunjung taman yang baik jika kita tidak turut menjaganya bersama.

Banyak cara untuk menjaga ketenangan dan keindahan taman agar kebahagiaan yang dicari bisa sama-sama dirasakan oleh pengunjung taman ini. Salah satunya dengan tidak membuang sampah sembarangan. Seperti yang telah dijelaskan di atas, Taman Trunojoyo ini memiliki beberapa tempat sampah yang tersebar di sudut-sudut taman. Selain sampah, masalah lain yang sering merusak keindahan dan ketenangan taman adalah coretan di dinding, kursi dan fasilitas taman lainnya. Dengan menahan diri tidak menuliskan kata-kata apa pun seperti nama diri sendiri, pasangan, teman satu gank, atau bahkan kata-kata umpatan, sama halnya Anda turut menjaga keindahan taman ini. Bau tak sedap yang berasal dari air seni pun bisa mengganggu kenyamanan pengunjung. Solusinya, telah disediakan toilet umum agar para pengunjung tidak kencing sembarangan di taman tersebut. Toilet umum ini terletak di sebelah utara, tepatnya di samping bangunan perpustakaan Taman Trunojoyo.

Nah, dengan upaya-upaya yang dilakukan para pengunjung tersebut di atas, artinya pesan misterius yang disampaikan di papan tulis hitam di gazebo taman ini tersampaikan. Dengan turut menjaga keindahan, maka ketenangan bisa didapatkan pengunjung. Saat ketenangan bisa dinikmati, maka kebahagiaan secara psikologi bisa dirasakan bersama.

Did you find apk for android? You can find new Free Android Games and apps.