BERBAGI
Miniatur truck yang dikonteskan di Turen | Foto: http://lemaripojok.blogspot.co.id/
Miniatur truck yang dikonteskan di Turen | Foto: http://lemaripojok.blogspot.co.id/
Want create site? With Free visual composer you can do it easy.

Di wilayah Malang Selatan, ada hobi yang kini sedang ngehits yang belum dikenal masyarakat luas. Hobi tersebut adalah memainkan miniatur truk, karena miniatur maka truk dibuat semirip mungkin dengan aslinya.

Di Malang Selatan, miniatur truk akan mudah ditemui, karena hanya ada di sana, beberapa kolektor dari seluruh Indonesia datang ke daerah seperti Turen, Gedangan, Sumbermanjing, dan sekitarnya. Hampir semua orang memainkan truk yang menggunakan tenaga aki ini. Hobi truk semakin menjadi-jadi manakala ada sebuah karnaval pada Agustus lalu dengan truk mini sebagai salah satu paradenya.

Beberapa penggemar truk di Malang Selatan kini juga tampil lebih seram, karena truknya dihias dengan memberikan sebuah sound system di bagian belakang. Mirip ketika akan kampanye ataupun karnaval di dunia nyata.

Truk ini tidak menggunakan remote kontrol untuk menjalankannya, untuk bisa berjalan truk ditarik dengan tali di depan. Mirip seperti mainan mobil jaman dahulu, tetapi yang ini lebih nyentrik karena ada lampu yang menyala dan suara yang keras.

Seorang kawan yang tinggal di Sumbermanjing menceritakan jika penghobi miniatur truk di daerahnya sudah sangat banyak. Seringkali ada kontes alias pamer koleksi terbarunya yang diselenggarakan di jalanan Sumbermanjing. Menurut dia, selain sebuah ajang pamer terkadang ada orang dari luar kota yang datang membeli truknya, tidak masalah karena banyak dari penggemar truk disana yang bisa membuatnya.

“Saya sendiri tidak tahu bagaimana asalnya karena tiba-tiba banyak yang mengkoleksi dan memainkannya, kalau dia mampu merakit dan membuat itu yang biasanya bagus. Sebab, dia juga menjual truk kepada kolektor dari luar kota, dulu harganya 50 ribu, tetapi karena semakin mirip harganya kini bisa mencapai jutaan,” tegas kawan yang kerap disapa Mamat ini.

Maraknya penghobi miniatur truk di Malang Selatan membuat bulan Januari lalu ada kontes yang diselenggarakan di Turen. Kontes ini sangat ramai dan diikuti oleh sekitar 50 lebih peserta. Kontes ini tidak hanya diikuti oleh masyarakat Malang Selatan saja, namun juga diikuti peserta dari luar kota seperti Lumajang dan Jember.

Kontes yang diselenggarakan di Desa Tawang Rejeni tersebut memperlombakan truk yang dibuat dengan bahan kayu. Ukurannya bebas asalkan menyerupai aslinya. Kontes tersebut semakin meriah karena di belakang truk ada sound system yang diharuskan berbunyi seperti pada aslinya. Truk harus ditarik sejauh 50 meter untuk kemudian dinilai oleh dewan juri.

Sang pemenang adalah pemilik dari truk yang disainnya mirip dengan asli, termasuk cat, interior, eksterior, lampu hias, dan lain sebagainya dan yang tidak kalah penting, suara sound system-nya harus berbunyi. Mereka bakal mendapatkan uang sebesar Rp1 juta.

Saat kontes di Turen sukses, beberapa minggu kemudian ada kontes serupa yang digelar di Sumbermanjing. Kontes ini diselenggarakan di Desa Ringinsari. Tidak ada perubahan aturan dibandingkan di Turen. Namun, modifikasinya sudah semakin bagus ketimbang sebelumnya.

Did you find apk for android? You can find new Free Android Games and apps.