BERBAGI
Want create site? With Free visual composer you can do it easy.

Kota Batu saat ini mempunyai alun-alun yang bisa dikatakan menjadi salah satu yang terindah di Indonesia, alun-alun Batu saat ini cukup ikonik karena menampilkan ferris wheel atau Bianglala.

Dulu, Batu masuk wilayah Kabupaten Malang dan menjadi salah satu kecamatan yang dipandang sangat penting karena mampu membuat ikon buah apel yang merupakan tanaman buah masyarakat setempat. Sampai sekarang, brand dengan nama ‘apel Malang’ di luar kota lebih terkenal dibandigkan ‘apel Batu’ meskipun Batu sudah tidak lagi menjadi bagian Kabupaten Malang.

Cikal bakal alun-alun sebenarnya tampak dari foto-foto yang dipublikasikan oleh Belanda di arsipnya. Namun, setelah merdeka seperti tidak begitu diseriusi sehingga lokasi alun-alun pun berubah menjadi pasar.

Hingga akhir 70-an, Batu tidak mempunyai alun-alun dan pemerintah kecamatan di daerah itu tetap santai karena memang jarang alun-alun ada di kecamatan. Baru kemudian ada sebuah kebakaran besar yang menghanguskan Pasar Batu. Kebakaran itu sebenarnya juga sedikit kontroversial mengingat sebelumnya akan ada relokasi pedagang di Pasar Batu yang kemudian banyak ditolak. Namun, ketika Pasar terbakar maka pedagang mau pindah ke lokasi yang saat ini yaitu Jalan Dewi Sartika.

Alun-alun Batu memiliki keunikan karena tidak sama dengan filosofi kerajaan Jawa dalam membuat alun-alun. Filosofi yang dimaksud adalah adanya kantor pemerintahan, kantor keamanan (penjara) dan tempat ibadah yang mengelilinginya. Sementara di Batu, hanya ada tempat ibadah saja, tentu keadaan ini bisa dimaklumi mengingat pembuatan alun-alun Batu dilakukan saat sudah merdeka sehingga fungsinya sudah tidak sama dengan yang dulu yang menjadi pusat kontrol pemerintahan kepada rakyatnya.

 

Foto diatas adalah penampakan alun-alun Batu pada tahun 1985 yang diambil dari laman Wongbatu. Dijelaskan jika di saat itu alun-alun Batu di-branding oleh perusahaan rokok Bentoel sehingga menggunakan logo Bentoel di tengah alun-alun. Sementara di bagian belakang sebelah selatan ada sebuah bukit dari tembok yang ada di tengah kolam. Dari bukit itu menyembur sebuah air yang langsung jatuh ke kolam layaknya air terjun. Sementara ikon Batu atau Malang yaitu Apel dibuat di seberangnya dengan dikelilingi oleh Kolam.

Alun-alun 1985 1

Bentuk logo Bentoel tidak terlalu lama, karena kemudian bentuk tersebut berubah beberapa kali. Alun-alun sebelumnya memiliki ikon patung apel di tengah. Sewaktu Wali Kota Imam Kabul, ikon diganti air mancur dan patung apel ditempatkan di Jalan Diponegoro (sebelah timur Alun-alun).

Tetapi Saat Kota Batu dipimpin Wali Kota, Eddy Rumpoko, alun-alun kembali dirombak dengan banyak ikon. Patung apel kembali ditempatkan di tengah bersama ikon lain seperti ferrys wheels.

Did you find apk for android? You can find new Free Android Games and apps.