BERBAGI
Want create site? With Free visual composer you can do it easy.

Salah satu kuliner yang menjadi ikonik di Malang adalah Kedai 27 alias Burger Buto. Restoran ini menjadi salah satu tempat makan yang ramai, bahkan di waktu-waktu tertentu Anda harus mengantri. Bila Anda membeli satu porsi Burger Buto pastikan Anda bersama 3-4 teman atau keluarga, karena porsinya memang jumbo, seperti namanya ‘buto’.

Namun percayakah Anda bahwa menu Burger Buto adalah menu hasil putus asa dari pemiliknya? Ya, Mike Ragnar adalah pemilik Kedai 27 yang berlokasi di Jalan Sarangan Nomor 27, Kota Malang ini telah menjalankan usahanya bertahun-tahun. Namun pada awalnya, Mike Ragnar tak melewati kelancaran usahanya seperti saat ini.

Ibu Mike via studentpreneur.co
Ibu Mike via studentpreneur.co

Mulai dari ia membuka usaha pertama kali hingga tahun kedelapan, Kedai 27 selalu sepi pelanggan, bahkan tahun kedelapan menjadi tahun di mana kedai tersebut akan tutup. Usaha Mike Ragnar dengan berjualan keliling agar mendapat pemasukan tambahan bagi kedainya pun tak bisa menutupi biaya operasionalnya.

Hingga di titik Mike Ragnar frustasi, ia akhirnya terbersit membuat lagi satu menu yang berbeda dengan lainnya, yaitu Burger Buto. Bahkan saat akan mengeluarkan menu tersebut, Mike Ragnar berujar, “Jual aja lah siapa tau ada yang mau.”

Di luar dugaan, menu tersebut lah yang menjadi berkah, dicari-cari oleh banyak orang, mulai dari warga Malang sendiri bahkan luar kota! Makanan ini membuat semua orang penasaran dengan sebesar apa ukurannya, cara membuatnya, dan tentu saja bagaimana cita rasanya. Bahkan tak jarang stasiun televisi dan berbagai media lain yang meliput proses pembuatan menu-menu jumbonya dan Kedai 27 ini.

Perjalanan panjang ini membuat Mike Ragnar lebih memahami bagaimana bisnis kuliner berjalan seharusnya. Menurutnya, bila ada yang ingin berbisnis kuliner, kita harus benar-benar paham dengan bisnis kita, lalu menjaga kualitas seperti resep baku dan quality kontrol yang dilakukan sejak awal.

Meski Kedai 27 telah berubah dan bangkit dari keterpurukannya, ia tak pernah keberatan jika berbagi ilmu dan tips. Bahkan menurutnya, bila ingin menjadi pengusaha jangan pernah segan untuk membagikan kiat dan kisah sukses yang kita alami. Hal itu juga dibuktikan olehnya yang saat ini aktif mengisi acara di komunitas dan kampus-kampus yang ada di Malang.

sumber foto: awkulinerologi.wordpress.com

Did you find apk for android? You can find new Free Android Games and apps.