BERBAGI
Wanawisata Coban Raksasa - Radar Malang
Wanawisata Coban Raksasa - Radar Malang
Want create site? With Free visual composer you can do it easy.

Anda pernah berwisata ke Coban Raksasa? Wanawisata yang terletak di Desa Ngadas, Kecamatan Poncokusumo, Kabupaten Malang ini tak hanya terkenal karena keindahannya, serta perjalanan menuju ke sana yang memacu adrenalin kita. Ternyata, di balik keindahannya itu tersimpan kisah tentang legenda Satumi, sang penunggu Coban Raksasa yang tenar di kalangan warga desa setempat.

Warga Desa Ngadas memberikan nama Coban Raksasa untuk lokasi jatuhnya air terjun dua tingkat yang berada di kawasan TNBTS (Taman Nasional Bromo Tengger Semeru) itu bukannya tanpa sebab. Penamaannya juga bukan hanya karena ketinggian air terjun di kawasan ini yang menyerupai sosok raksasa. Selain itu, terdapat legenda Satumi yang lebih akrab di telinga warga sekitar dan para wisatawan yang ingin berkunjung ke Coban Raksasa.

Konon, pada zaman dahulu kala, hiduplah seseorang yang sakti mandraguna di kawasan sekitar coban. Dialah Satumi, yang kesaktiannya tidak tertandingi siapa pun. Kemampuannya tak terkalahkan. Satumi bersemedi di air terjun yang dinilainya tidak mudah untuk dijamah oleh manusia dan makhluk lainnya. Dia menantang siapa saja yang ingin mengalahkan dirinya untuk melewati rintangan berupa hutan belantara terlebih dahulu. Setelah itu, Satumi baru mau meladeni penantangnya tersebut, karena bagi Satumi percuma melawan dirinya jika tidak bisa menaklukkan hutan belantara untuk mencapai Coban Raksasa.

Sejak zaman dahulu, untuk bisa mencapai Coban Raksasa memang tidaklah mudah. Dibutuhkan kemauan, keberanian, keyakinan, kekuatan, dan kesaktian yang luar biasa. Bukan hanya karena medannya yang terbilang berat, tapi juga karena memang banyak hewan buas yang berkeliaran di hutan belantara ini. Saat ini hewan buas di sepanjang jalan menuju coban ini hanya mitos. Meski demikian, perjalanan menuju lokasi coban yang memiliki panorama yang sangat indah tersebut tetaplah menantang dan tidak mudah ditaklukkan.

Satumi terus menyombongkan dirinya, lantaran tidak ada yang sanggup mengalahkan dan menandingi kesaktiannya. Namun, akhirnya Satumi kalah juga. Kesombongannya itu sendiri yang mengalahkannya. Dia pun terbunuh di Coban Raksasa.

Cerita legenda Satumi itu diyakini warga Desa Ngadas sebagai pesan-pesan moral yang hingga saat ini masih dipegang teguh. Bahkan, warga desa senantiasa memperingatkan kepada para pengunjung agar selalu berhati-hati dalam bersikap saat memasuki kawasan Coban Raksasa. Berpikiran buruk saja dilarang, apalagi sampai berucap kotor atau bahkan sampai bertindak seenaknya sendiri, termasuk merusak alam sekitar. Hal itu mereka lakukan selain demi menghindarkan warga sekitar dari kutukan Satumi, juga untuk melestarikan hutan serta kawasan Coban Raksasa dari tangan-tangan manusia jahil.

Did you find apk for android? You can find new Free Android Games and apps.