BERBAGI
Panorama Kuta di Pantai Kondang Iwak - touringrider
Panorama Kuta di Pantai Kondang Iwak - touringrider
Want create site? With Free visual composer you can do it easy.

Jika Bali terkenal dengan Pantai Kuta-nya yang eksotis, maka Malang pun tak mau kalah eksis dengan adanya Pantai Kondang Iwak. Bisa dibilang, Pantai Kondang Iwak sangat mirip dengan Pantai Kuta di Bali, hanya saja pantai ini tak begitu ramai pengunjung karena tak banyak orang yang mengetahui keberadaannya.

Pantai Kondang Iwak berlokasi di pesisir selatan Malang Raya, tepatnya di Dusun Sumberpucung, Desa Tulungrejo, Kecamatan Donomulyo, Kabupaten Malang. Agar dapat sampai menuju pantai ini, Anda bisa menaiki kendaraan umum seperti mikrolet dengan rute Gadang – Kepanjen – Sumbermanjing Kulon/Pagak (persimpangan jalan) Donomulyo atau menggunakan kendaraan pribadi. Setelah itu Anda bisa melanjutkan dengan berjalan kaki sekitar 2 km ke lokasi pantai. Jika dari Kota Malang, waktu tempuh ke pantai sekitar 2,5 jam.

Konon pantai ini ditemukan pertama kali oleh Mbah Iman Suwodo sekitar tahun 1920. Nama Kondang Iwak diberikan oleh Mbah Iman Suwodo karena di tepi pantai terdapat kondang (muara air tawar) yang kala itu dipenuhi beragam jenis ikan tawar. Untuk mencapai kondang tersebut pengunjung bisa berjalan menyusuri pantai ke arah barat. Kondang itu sampai sekarang pun masih menjadi daya tarik masyarakat karena bisa menjadi tempat berenang. Hamparan kolam di kondang ini cukup luas sepanjang 800 meter dan lebar 40 meter. Biasanya pada akhir pekan banyak pengunjung memancing ikan hingga bermalam dengan mendirikan tenda. Sayangnya ikannya tidak sebanyak dahulu, karena seringkali diambil masyarakat yang tidak bertanggung jawab dengan cara diracun.

Warga sekitar pantai saat ini sudah mulai memperkenalkan pantai ini dengan beragam program. Salah satunya yang menjadi andalan adalah labuhan yang dikemas dengan beragam festival, mulai dari acara off road, touring, maupun acara tradisional seperti wayangan. Hanya saja promosinya masih sebatas di wilayah sekitar Donomulyo. Beberapa tahun sebelumnya acara labuhan dilakukan setiap tanggal 15 Suro. Namun pada tiga tahun terakhir digeser setiap bulan Juli bersamaan dengan hari libur sekolah.

Perlu diketahui sebelum menuju pantai ini bahwa akses jalan memasuki Pantai Kondang Iwak, kira-kira sepanjang 3 km dari perkampungan, masih sulit dilalui. Medan berupa bebatuan terjal dan sempit sehingga cukup menyulitkan perjalanan jika membawa kendaraan. Tetapi jalan yang rusak ini menjadi daya tarik tersendiri bagi para offroader dan komunitas trail. Ada juga jasa persewaan mobil oleh penduduk setempat dengan tarif 150 ribu rupiah pulang pergi, sedangkan ojek 30 ribu rupiah sekali antar.

Wisatawan akan digiring ke area hutan yang rimbun dan sangat alami sebelum benar-benar sampai ke pantai. Lalu, setelah keluar dari hutan akan ada tiga persimpangan jalan. Di sinilah wisatawan bisa memilih dua lokasi yang akan disinggahi pertama kali. Jika Anda menyusuri jalan sisi kanan, akan sampai pada pantai kecil yang diapit oleh dua tebing karang dengan ombak yang cukup besar. Jika memilih menyusuri sisi kiri jalan, maka Anda akan sampai pada lokasi pantai dengan hamparan pasir yang luas dan panjang yang semakin lengkap dengan adanya dua buah pulau bernama Pulau Lawang.

Pantai Kondang Iwak bak Kuta di Malang nampak masih sangat alami. Sejuk, cantik, juga sepi. Tentu menjadi hal yang sangat kontras dengan kondisi di Pantai Kuta Bali. Tak banyak orang yang mengetahui keberadaan pantai ini dikarenakan minimnya promosi, bahkan belum ada pengelolaan yang baik, utamanya dari pemerintah.

Pengunjung bisa menikmati pemandangan matahari tenggelam dan melewati malam yang indah dengan mendirikan tenda di bibir pantai. Namun, jika tak berniat untuk bermalam, maka lebih baik segera pulang mengingat bahwa jalurnya sangat sulit dilalui. Meski demikian, keindahan pantai ini tak akan membuat Anda pulang dengan rasa hampa.

Did you find apk for android? You can find new Free Android Games and apps.