BERBAGI
Gunung Pecel Pitik punya mitos pasangan gancet - geolocation
Gunung Pecel Pitik punya mitos pasangan gancet - geolocation
Want create site? With Free visual composer you can do it easy.

Gunung Pecel Pitik yang terletak di Desa Pamotan, Kecamatan Dampit, Kabupaten Malang memiliki mitos unik, namun juga agak mengerikan. Mitos itu berhubungan dengan fenomena pasangan gancet.

Konon, jika ada pasangan pria-wanita yang berbuat mesum dengan berhubungan intim di area Gunung Pecel Pitik ini, alat vital si pria tidak bisa lepas dari kelamin sang wanita alias gancet.

Terjadinya fenomena gancet, atau dalam dunia medis sering disebut penis captivus ini, dikarenakan adanya kontraksi otot kelamin wanita yang tiba-tiba menekan alat vital pria lebih kuat daripada biasanya ketika berhubungan intim. Alhasil, meski dalam keadaan sudah tidak tegang, alat vital pria terjebak di rongga kelamin wanita dan tidak bisa dikeluarkan.

Konon, menurut cerita warga desa setempat, dahulu pernah ada dua kali kasus fenomena gancet ini di Gung Pecel Pitik. Namun penulis kesulitan mencari sumber berita dari media yang dapat memperkuat cerita warga itu mengenai kapan terjadinya dua peristiwa tersebut. Yang jelas, dua peristiwa itu tidak terjadi dalam waktu yang bersamaan.

Pasangan muda-mudi pertama mungkin awalnya iseng menimati panorama dari atas Gunung Pecel Pitik, hingga terjadilah khilaf. Mereka pun tergiur untuk saling berbagi syahwat, sehingga hubungan intim itu terjadi di atas gunung yang ada di sebelah selatan Desa Pamotan tersebut. Karena konon melanggar tata krama tak tertulis di area tersebut, pasangan ini pun terkena kutukan fenomena gancet. Ketika ada warga desa setempat yang mengetahui hal ini, korban sepasang muda-mudi itu pun akhirnya dievakuasi ke bawah dalam kondisi badan saling menempel alias gancet.

Seolah tak kapok dengan adanya peristiwa pertama, atau mungkin memang tidak mengetahuinya, kejadian serupa diulangi lagi oleh pasangan muda-mudi kedua. Sama seperti kejadian pertama, pasangan muda-mudi kedua ini pun menjadi korban kutukan mitos fenomena gancet di Gunung Pecel Pitik.

Gunung yang sebenarnya tidak terlalu tinggi tersebut memang dikeramatkan oleh warga Desa Pamotan dan sekitarnya. Di seluruh area gunung menjadi tanah adat yang sangat dijaga kelestariannya oleh warga desa setempat. Konon, gunung tersebut merupakan tempat pertapaan Raden Prawiro Astro, penggawa Kerajaan Mataram Islam. Ia diyakini sebagai orang pertama yang melakukan babat alas terhadap tanah Desa Pamotan pada sekitar tahun 1011.

Terlepas dari benar tidaknya mitos pasangan gancet di Gunung Pecel Pitik ini, sebaiknya kita menjaga sikap ketika berada di tempat orang lain yang baru kita kunjungi, terlebih jika tanah itu dikeramatkan oleh warga setempat. Setidaknya, dengan menjaga diri, maka diri kita akan terhindar dari kutukan atau apalah itu namanya. Percaya atau tidak, barang siapa berbuat baik, dia akan menuai kebaikan pula, begitu pula sebaliknya.

Did you find apk for android? You can find new Free Android Games and apps.