BERBAGI
Abah Anton bersama kepala daerah dunia di Turki
Abah Anton bersama kepala daerah dunia di Turki
Want create site? With Free visual composer you can do it easy.

Kota Malang yang diwakili oleh H Mochammad Anton menjadi satu-satunya wakil Indonesia di ajang The International Steering Commitee Of The Strong Cities Network (SCN). Di sana sosok Walikota tersebut memberikan penjelasan tentang kerukunan warga Malang baik antar umat beragama ataupun golongan.

Kota ini sendiri terpilih karena Kota Malang dinilai mampu menjalin interaksi yang kuat antara pemerintah dan masyarakat, menjalin kerjasama dengan pemuka agama, dan menjaga hubungan baik dengan semuanya. Tentu ini menjadi kebanggaan tersendiri.

Kota Malang memang dikenal sebagai Kota yang tingkat kepedulian dan tenggang rasa SARA-nya baik. Sebagai contoh, di Alun-alun Kota Malang terdapat Gereja dan Masjid berdampingan. Dua tempat ibadah itu sudah bertetangga selama ratusan tahun. Saat salah satu mengadakan acara keagaaman, dipastikan salah satunya mengalah.

Contoh pada waktu Hari Raya Idul Adha beberapa tahun lalu, dua Gereja di Alun-alun mengundurkan acara ibadahnya demi membuat umat Islam nyaman melakukan solat Ied yang sudah dimulai pada pukul 5.30.

Kerukunan antar golongan juga terjadi di Malang. Sebagai kota pelajar dan kota besar di Jawa Timur, Malang tentu menjadi jujugan bagi warga luar kota untuk singgah, belajar, hingga menetap. Dan hingga kini kerukunan itu tetap terjaga.

Abah Anton bersama kepala daerah dunia di Turki
Abah Anton bersama kepala daerah dunia di Turki

Dalam forum yang setara dengan konferensi tingkat tinggi yang pesertanya adalah kepala daerah dari negara Eropa, Afrika, Asia dan Amerika itu, Anton menceritakan kerukunan warga Malang dengan latar yang berbeda-beda.

“Kami membuka diri, dan mendorong masyarakat membangun dan berpartisipasi di Kota Malang. Kontribusi masyarakat menjadi kebutuhan utama Pemkot Malang dalam segala hal, komunikasi yang baik ini juga menunjukkan adanya sinergitas antara pemerintah dengan warga,” jelas Anton seperti yang dikutip dari Detik.

Anton menjelaskan di Malang banyak sekali organisasi mahasiswa, kemudian juga ada komunikasi dengan Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) dan Forum Lintas Rektor serta Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) yang semuanya berjalan dengan sangat baik.

Untuk tingkat RT dan RW, Anton menjelaskan jika di Malang ada LPMK yang dianggap mengetahui kondisi sebenarnya masyarakat di Malang. Sehingga jika ada permasalahan langsung saja diselesaikan di saat itu.

Did you find apk for android? You can find new Free Android Games and apps.