BERBAGI
Pulau Singo Edan akhirnya diresmikan (C) MALANG VOICE
Pulau Singo Edan akhirnya diresmikan (C) MALANG VOICE
Want create site? With Free visual composer you can do it easy.

Singo Edan resmi menjadi nama salah satu pulau di batas terluar Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI), tepatnya di kawasan Nusa Tenggara Timur (NTT), Sabtu (14/5). Menariknya, penamaan pulau ini berawal dari iseng belaka.

Arek Malang resmi “memiliki” sebuah pulau yang dinamai Singo Edan, dengan ditancapkannya bendera Arema di pulau ini. Sebelumnya, Gubernur NTT, Frans Lebu Raya, Danlantamal VII Brigjen (Mar) Siswoyo telah meresmikan nama baru bagi pulau tersebut, dengan disaksikan langsung oleh Forkopimda setempat bersama front man d’Kross, Ade Herawanto.

“Peresmian penamaan pulau ini sudah disetujui Presiden Jokowi dan merupakan suatu kehormatan luar biasa bagi kami,” kata Ade.

Tak percuma Ade bersama rombongan menempuh perjalanan panjang berjam-jam dengan menumpang KRI Karangpilang. Setelah mengarungi ombak perairan NTT yang cukup besar dan menantang, akhirnya rombongan sampai di pulau yang kini bakal menjadi salah satu ikon kebanggaan Aremania.

Pentolan band Aremania ini menegaskan, dengan simbol pemersatu ini diharapkan semua Arek Malang bisa meningkatkan kebanggaan, kebersamaan serta penyemangat sesuai dengan slogan Salam Satu Jiwa.

Latar belakang penamaan pulau ini dengan sebutan Singo Edan ternyata berawal dari keisengan Ade. Ide penamaan dimulai pada kurun waktu 27 Maret 2016 lalu, saat d’Kross Comunity diundang untuk mengemban misi damai ke Flores, NTT. Dalam kesempatan itu pun Ade bertrmu dengan Gubernur NTT, Frans Lebu Raya.

Komandan Lantamal 7 Brigjen (Mar) Siswoyo, yang nota bene sama-sama Arek Malang, seperti halnya Ade, mengatakan, banyak pulau di wilayah NTT yang masih belum punya nama. Hal ini menurutnya sangat rentan terhadap pencaplokan oleh negara tetangga Indonesia, seperti Timor Timur dan Australia. Sambil bercanda, Ade yang juga menjabat sebagai Kadispenda Kota Malang, memberi nama salah satu pulau tersebut. Selain Singo Edan, awalnya ada tiga nama yang diusulkannya, yakni Arema atau Ongisnade.

“Melalui SMS kepada saya (12/5), beliau mengabarkan jika Gubernur NTT akan menandatangani SKEP tertanggal 13 Mei 2016 menyetujui salah satu pulau di wilayahnya diberi nama Singo Edan,” imbuh Ade.

Ade pun menindaklanjuti pesan singkat itu dengan menghadiri undangan Gubernur NTT dalam acara peresmian. Menurutnya, keberadaan pulau Singo Edan ini dapat meningkatkan persatuan antar Aremania, terutama yang ada di NTT.

“Singo Edan ada di garis depan NKRI, ini sebuah momen bersejarah, hal ini membuktikan jika Arema ada dimana-mana, dan selayaknya seluruh Aremania sejagad raya patut berbangga, karena mungkin mereka satu-satunya suporter sepakbola di Indonesia yang memiliki pulau sendiri,” tegasnya.

Did you find apk for android? You can find new Free Android Games and apps.