BERBAGI
Want create site? With Free visual composer you can do it easy.

Saat masih duduk di sekolah dasar di era 90an, ada sebuah bagian dari mata pelajaran Bahasa Indonesia yang mempelajari penulisan tegak bersambung. Pelajaran yang disebut menulis elok itu dilakukan di buku tulis garis tiga atau sering juga buku halus yang wajib dimiliki oleh siswa.

Menulis elok artinya menulis yang bagus secara tegak bersambung, jika dibandingkan menulis balok yang hurufnya dipisah satu sama lain. Menulis elok diajarkan bagaimana setiap huruf itu disambungkan satu sama lain. Dengan bantuan kertas di buku tulis garis tiga, anak-anak berlomba-lomba (bisa dibaca kerja keras) untuk menulis sebagus mungkin.

Huruf latin yang disambungkan
Huruf latin yang disambungkan

Buku tulis garis tiga memang unik, dikatakan demikian karena di sela dua garis yang biasanya ada di buku tulis normal, ada garis tambahan tipis yang membujur. Huruf-huruf yang ditulis tidak boleh melebihi antara kecil itu kecuali huruf G, J, dan Y.

Sementara di depan, guru juga menggunakan papan tulis lain untuk mengajari siswanya. Ada papan tulis yang sudah diberi garis-garis membujur sebanyak tiga seperti di buku. Secara telaten guru tersebut menuliskan kalimat yang kemudian diikuti oleh murid-muridnya.

Menulis di buku tulis garis tiga dengan elok diajarkan di kelas tiga karena di saat kelas satu dan dua murid diajarkan bisa membaca dan menulis dengan buku ‘ini budi’ yang cukup fenomenal, sehingga salah syarat mutlak untuk menulis elok adalah siswa tersebut mengenal huruf¬†bisa membaca dan menulis.

Meskipun terkesan sederhana, namun sangat sulit dilakukan, tidak heran guru pun terkadang sulit memberikan penilaian terhadap hasil yang dicapai anak didiknya. Sehingga dulu nilainya pun hanya ‘A’, ‘B-‘, ‘B+’. Huruf ‘C’ dan ‘D’ tidak pernah digunakan karena untuk membuat siswa tersebut punya motivasi agar bisa menjadi ‘A’.

Dulu anak yang tulisannya jelek oleh guru dibesarkan hatinya sebagai calon dokter. Sementara anak yang tulisannya baik diberi motivasi untuk menjadi insinyur teknik.

Untuk saat ini, tidak diketahui apakah SD kelas tiga masih dijarkan demikian. Karena pada prakteknya sudah jarang sekali sekolah yang mengajarkan menulis tegak bersambung. Karena pada prakteknya di kehidupan sehari-hari sudah jarang ditemui, kebanyakan sudah menggunakan huruf balok karena tulisan tegak bersambung ini terkadang juga sulit dibaca.

Did you find apk for android? You can find new Free Android Games and apps.