BERBAGI
Pertunjukkan Wayang Kancil dengan tokoh utama kancil
Pertunjukkan Wayang Kancil dengan tokoh utama kancil
Want create site? With Free visual composer you can do it easy.

Wayang Kancil, tidak banyak orang yang tahu tentang wayang ini, yaitu sebuah wayang yang menampilkan cerita dengan latar belakang hewan.

Meskipun yang diceritakan adalah hewan dengan penokohan seperti kancil, kuda, harimau, sapi, monyet dan lain sebagainya, namun jalan cerita dan pesan yang disampaikan tidak jauh dari kehidupan manusia sehari-hari. Wayang Kancil ini dipopulerkan oleh seniman asal Yogyakarta Ki Ledjar Subroto.

Dalam sejarah perjalanannya, Mbah Ledjar sapaan akrabnya memulai pembuatan dan pementasan wayang ini pada tahun 1980-an. Sayang, dirinya juga menceritakan kabar yang cukup buruk, meskipun wayang ini sangat populer di eropa dengan berbagai undangan di festival seni yang dia terima, namun Indonesia penggemarnya sangat sedikit, bahkan tidak hanya Wayang Kancil saja melainkan wayang-wayang yang lain.

Rabu (18/5), Himpunan Mahasiswa Jurusan (HMJ) Sastra Indonesia Universitas Negeri Malang (UM) menyelenggarakan Malam Budaya, kegiatan yang bertemakan ‘Inventaris Budaya: Anugerah Di Bumi Nusantara’ ini berlangsung di Sasana Krida Budaya UM. Acara budaya itu menghadirkan pementasan Wayang Kancil dan dialog budaya.

Wayang Kancil di UM | Foto: Surya
Wayang Kancil di UM | Foto: Surya

Ruangan Sasana Krida disulap menjadi ajang pementasan wayang yang sore itu di dalangi oleh Ki. Ananto Wicaksono, dia merupakan cucu dari sang maestro Ki Ledjar Subroto. Ada dua buah cerita yang disampaikan yaitu ‘Air Susu dibalas Air Tuba’ dan ‘Kancil Adalah Pemimpin Terbaik’.

Lewat cerita kisah kancil tersebut, sang dalang mencoba menceritakan sosok kancil yang dianggap salah kaprah di cerita anak-anak sekarang. Dimana Kancil terkenal licik dan culas, padahal dari serat kancil yang merupakan peninggalan budaya jawa, kancil dikenal sebagai hewan yang bijaksana.

Dua cerita yang tersaji dalam tempo satu jam ini mampu membuat penonton yang tidak terlalu banyak di acara tersebut terhanyut dalam sebuah cerita.

Malam harinya Mbah Ledjar juga mementaskan cerita Wayang Kancil, agak berbeda yang disampaikan cucunya yang banyak terdapat nuansa edukasi serta pesan moral. Cerita yang disampaikan oleh Mbah Ledjar berkolaborasi dengan Wayang Kulit yang menceritakan kisah-kisah pewayangan.

Did you find apk for android? You can find new Free Android Games and apps.