BERBAGI
Rel Kereta Api di Malang | Foto: Kang aguscwid (flickr)
Rel Kereta Api di Malang | Foto: Kang aguscwid (flickr)
Want create site? With Free visual composer you can do it easy.

Malang merupakan daerah yang cukup penting di masa Pemerintahan Kolonial Belanda. Tidak heran, pemerintahan di era itu juga membuka jalur rel kereta api menuju ke Malang yang menghubungkan dengan Surabaya dan kota lain di Jawa.

Rute pertama mulai dibangun pada 6 April 1875 yang menghubungkan Surabaya – Pasuran – Malang. Proyek ini oleh perusahaan kereta api Belanda yang bernama Staatsspoorwegen (SS) yang dipimpin oleh David Marchalk , seorang anggota militer Belanda yang pernah jadi surveyor untuk pembangunan rel KA jalur Jakarta – Bogor.

Proyek ini dinamakan proyek besar jalur rel kereta api jalur Timur (Oosterlijnen) yang dibagi menjadi dua, dari Surabaya menuju Malang dan Malang menuju Blitar.

Untuk tahap pertama, dibangun jalur dari Surabaya – Pasuruan via Porong. Sebagai stasiun awal, dibangunlah Spoorstation Semoet (sekarang Surabaya Kota) yang diresmikan oleh Gubernur Jenderal JW van Lasberge pada tanggal 16 Mei 1878. Di hari yang sama, diberangkatkan KA pertama dari Stasiun Semut menuju Porong, Sidoarjo. Dua hari kemudian, sang Gubernur meresmikan jalur KA Surabaya – Pasuruan, sebagai kelanjutan dari pembangunan jalur KA Surabaya – Porong.

Kemudian barulah dibangun rel KA jalur Pasuruan-Malang. Pembangunan ini terdiri dari 3 bagian, yaitu jalur Bangil-Sengon sejauh 21 kilometer, jalur Sengon – Lawang sejauh 10 km dan terakhir jalur Lawang-Malang sejauh 18 km. Peresmian jalur ini dilaksanakan pada tanggal 20 Juli 1879.

Pembangunan jalur menuju ke Malang dibarengi dengan pembangunan stasiun-stasiun yang melingkupinya. Stasiun Lawang di utara, kemudian Stasiun Singosari, Stasiun Blimbing dan Stasiun Malang Kotalama yang kemudian ditambahkan Stasiun Kotabaru.

Dari pembangunan itu hingga kini dikenal sebuah track yang paling terjal tanjakannya. Rel dari Stasiun Bangil (9 meter diatas permukaan laut) menuju ke Stasiun Lawang (484 dpl). Dengan jalur 31 km, kereta akan menanjak/menurun setinggi 475 meter. Sebuah tanjakan yang cukup tinggi untuk jalur kereta. Tidak heran kereta berjalan begitu lambat dari arah Pasuruan dan dulu perjalanan menuju ke Malang juga menyisakan problem karena sejumlah lokomotif harus mengurangi sejumlah gerbong agar kuat mengangkut ke Malang.

Pembangunan rel kemudian dilanjutkan dari Malang menuju ke Blitar. Pembangunan ini mulai dilakukan oleh SS setelah 17 tahun dari jalur Malang-Surabaya yaitu tahun 1896. Pembangunan ini dinamakan proyek besar jalur rel kereta api timur jilid 2 (Oosterlijnen-2).

Di tahun itu pula, jawatan kereta milik Belanda yang lain yaitu Malang Stoomtram Maatschappij (MSM) didirikan. Mereka juga membangun sejumlah jalur di sekitar Malang untuk membuat kereta lokal atau trem. Jalur lokal ini selesai pada 1908.

Sementara, pembangunan rel sepanjang 74 kilometer dari Malang-Kepanjen-Wlingi-Blitar ini dilakukan dua arah. Pembangunan dilakukan dari arah utara dan barat. Kemudian rel dipertemukan di Stadiun Kepanjen. Dari utara, jalur rel sepanjang 19 kilometer diselesaikan pada tahun 1986 sedangkan jalur Blitar-Wlingi sepanjang 19 kilo diresmikan 10 Januari 1896 sedangkan jalur Wlingi-Kepanjen sepanjang 36 kilometer diresmikan tahun 30 Januari 1897.

Sama seperti yang pertama, pembangunan rel juga melingkupi pembangunan stasiun, di Malang kemudian berdiri Stasiun Pakisaji, Stasiun Kepanjen, Stasiun Ngebruk, dan Stasiun Sumberpucung.

Pemandangan indah di jalur selatan Malang | Foto: Flickr - Kang aguscwid
Pemandangan indah di jalur selatan Malang | Foto: Flickr – Kang aguscwid

Pada tahun 1969, di kawasan Sumberpucung dibangun Bendungan Sutami lengkap dengan PLTA-nya. Pembangunan ini mengubur rel. Sehingga diganti rel baru yang arahnya memutar mengitari bendungan. Akibatnya, dibangunlah dua buah terowongan yang bernama Eka Bhakti dan Dwi Bakti karena otomatis jalur menuju Stasiun Pohgajih (Blitar) menembus sebuah bukit. Sekarang terowongan dan jalur dari Stasiun Sumberpucung menuju ke Stasiun Pohgajih menyajikan pemandangan yang luar biasa indahnya.

Did you find apk for android? You can find new Free Android Games and apps.