BERBAGI
Want create site? With Free visual composer you can do it easy.

Gema Ramadhan di Malang sudah terjadi seminggu yang lalu, 28 Mei 2016, hal ini tidak lepas dari kegiatan yang diadakan Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Budpar) Kota Malang yang bernama Malang Tabuh Patrol, Street Percussion Festival (MSPF) 2016.

Acara yang dipusatkan di kawasan Jalan Ijen tersebut hadir berkat kerjasama Budpar Malang dengan Universitas Muhammadiyah Malang (UMM). Kegiatan tersebut menjadi kegiatan seni dan budaya untuk melihat lebih dekat keahlian warga Malang untuk membunyikan musik patrol. Sebuah tabuhan yang kerap dibunyikan sesaat sebelum santap sahur karena memang tujuannya untuk membangun orang sahur.

Salah satu aksi dari peserta kategori kereta | Foto: Budpar Malang
Salah satu aksi dari peserta kategori kereta | Foto: Budpar Malang

Acara yang dimulai sejak pukul 20.00 banyak dipadati oleh masyarakat sekitar. Ada dua kategori lomba, yaitu kereta dan non kereta. Bagi peserta yang menggunakan kereta, mereka memasukkan alat-alat tersebut ke sebuah kendaraan yang sudah di disain secara khusus. Tabuhannya lebih semarak dan terdengar seperti perkusi. Sementara untuk non kereta adalah patrol klasik, artinya para peserta secara berkelompok memainkan alat musiknya sembari berjalan.

Uniknya, tidak hanya umat islam saja yang ikut lomba ini, ada sebuah peserta undangan yang merupakan komunitas dari agama Hindu yang bernama ‘Hare Krisna’, sebuah kerukunan beragama yang sengaja diciptakan di kegiatan ini. Tentu ini menjadi sebuah pertanda jika kerukunan umat beragama di Malang begitu bagus dan harmonis.

Stand kuliner luar negeri | Foto: Budpar Malang
Stand kuliner luar negeri | Foto: Budpar Malang

Selain kegiatan perlombaan, ada juga bazar kuliner. Isinya pun tidak sembarangan karena ada makanan khas dari 21 negara seperti Aljazair, Argentina, China, Filipina, Hungaria, Inggris, Jepang, Kolombia, Korea Selatan, Libya, Perancis, Polandia, Republik Ceko, Rusia, Serbia, Slovakia, Slovenia, Spanyol, Sudan, Thailand, dan Vietnam.. Bazar tersebut diadakan dan dipesertai oleh mahasiswa dari UMM sendiri.

Ada 1.050 paket makanan yang akan dibagikan secara gratis dari 21 stand. Untuk mencicipinya cukup mendaftarkan diri untuk diganti dengan kupon. Kupon itu ditukar dengan makanan sesuai dengan negaranya

Panggung untuk acara sambutan dan penyerahan hadiah pemenang | Foto: Budpar Malang
Panggung untuk acara sambutan dan penyerahan hadiah pemenang | Foto: Budpar Malang

Kabarnya di bulan puasa juga ada lomba patrol, tentu ini akan menarik apalagi di Kelurahan Bandulan Sukun, patrol sudah menjadi budaya yang dilombakan antar RT atau komunitas.

Did you find apk for android? You can find new Free Android Games and apps.