BERBAGI
Peneng Sepeda
Peneng Sepeda
Want create site? With Free visual composer you can do it easy.

Anak di tahun 1980-an kebawah pasti mengenal plombir atau kalau di Malang disebut peneng, yaitu sebuah stiker yang ditempelkan pada sepeda onthel sebagai bukti telah membayar pajak.

Sepeda onthel dulu dikategorikan sebagai barang mewah, keberadaannya digunakan pemerintah untuk menarik pajak bagi pemiliknya. Layaknya STNK kendaraan bermotor sekarang, keberadaan peneng yang ada di sepeda membuat hati tenang. Karena dulu selalu ada yang razia sepeda, di Malang razia di lakukan di Pasar Besar ataupun dekat keramaian. Maklum, mahalnya harga sepeda motor di zaman dulu membuat sepeda onthel menjadi transportasi utama warga Malang menuju ke pasar atau tempat umum.

Peneng dikeluarkan oleh pemerintah daerah setempat dan sudah ada sejak tahun 50-an, dulunya berbentuk lempengan logam yang diukir sesuai dengan bentuk kota. Kemudian, pada tahun 70-an bentuknya berubah menjadi stiker.

Peneng punya warna yang beragam, sayang penulis kesulitan menemukan yang berasal dari Malang. Namun, intinya stiker mempunyai bentuk yang hampir sama setiap tahun dan hanya berbeda warna saja disesuaikan dengan tahunnya. Selain warna peneng juga dibedakan harganya sesuai dengan sepeda yang digunakan seperti sepeda phoenix (jengki), sepeda mini, hingga sepeda onthel lawas. Harganya mulai dari 50 rupiah hingga paling mahal 500-an rupiah pada tahun 90-an.

Pengendara sepeda yang sepedanya saat ada razia kedapatan belum tertempel stiker, biasanya akan disuruh membeli stiker di tempat. Sadisnya, petugas operasi tidak segan mencabut pentil sepeda tersebut jika pengendara tidak punya uang untuk membeli stiker.

Satu hal yang unik dari keberadaan stiker ini adalah adanya kawan-kawan penulis yang bisa dikatakan cukup usil. Mereka menempelkan stiker yang tidak terlihat oleh petugas, biasanya diletakkan di bawah sadel. Kemudian saat ada pemeriksaan dia dengan enteng menunjuk dibawah sadel kepada petugas yang sudah senang dengan pengendara yang dianggap tidak memiliki stiker ini.

Di zaman sekarang, penarikan pajak sepeda onthel sudah tidak berlaku lagi. Diperkirakan berakhir tahun 1994, ada juga yang tahun 1995, mungkin tergantung daerahnya. Tetapi dari referensi yang didapatkan dari google masih ada stiker yang bertanda tahun 1997. Kemudian saat krisis ekonomi di tahun 1998 harga-harga menjadi naik dan pajak ini sudah tidak ada tarikan lagi.

Tidak adanya pajak sepeda onthel ini juga karena nilai pajak tersebut sangat kecil dibandingkan pajak sepeda motor. Apalagi kini sepeda motor sudah menjamur keberadaanya di Malang.

Did you find apk for android? You can find new Free Android Games and apps.