BERBAGI
Want create site? With Free visual composer you can do it easy.

Salah satu lokasi di Malang yang terkenal angker ada di wilayah Bunul, tepatnya di Makam Ngujil. Makam ini berdekatan dengan Jembatan Ngujil yang merupakan jembatan lawas sejak zaman Belanda.

Dalam literatur yang dihimpun dari berbagai sumber, Bunul adalah salah satu kawasan kuno yang ada di Malang. Daerah yang dulu disebut dengan Kendal Kerep ini sudah ada permukiman sejak zaman Kerajaan Kanjuruhan. Hal ini sesuai dengan prasasti yang ada di sana dimana menceritakan jika kawasan tersebut adalah kawasan kuno.

Nama Ngujil sendiri berasal dari posisinya yang cukup pelosok dan tersembunyi. Meskipun demikian, konon dulu kampung ini bisa dilihat dari wilayah Klojen. Salah satu penandanya adalah pohon beringin tua yang berusia ratusan tahun yang terletak di makam tersebut bisa terlihat jelas.

Jembatan Ngujil di jaman Belanda!
Jembatan Ngujil di jaman Belanda!

Makam Ngujil dikenal angker karena beringin tua tersebut dihuni oleh golongan jin yang menjaga pusaka kerajaan. Cerita mistis pun mengiringinya, seringkali ada cerita-cerita yang sering diutarakan di Radio Andulus di acara Keramat. Saat ini sisi angker dari Makam Ngujil sudah jarang terdengar karena ramainya penduduk di sana.

Penelusuran Tim Malang Ekspress Di Makam Ngujil

Di sebuah artikel yang pernah di muat di koran Malang Ekspres, dikatakan jika di bawah beringin tua tersebut ada tokoh dari babad alas di Bunul. Dia diyakini sebagai seorang prajurit kerajaan yang berada di Bunul untuk membangun kawasan tersebut. Sayang, siapa dan darimana prajurit tersebut masih cukup misterius untuk dicari.

“Menurut cerita juru kunci terdahulu, kenapa pohon beringin tersebut memancarkan daya magis kuat lantaran di bawah pohon tersebut terkubur seorang ksatria,” Kata Suwarno, Ketua RT 09, RW 14 Bunulrejo kepada X-File Malang Ekspres.

Selain beringin tua tersebut, beringin Mbah lasimun juga memiliki kisah menarik. Diyakini ketika ada warga sekitar yang akan meninggal, seekor burung gagak hitam akan terbang mengitari beringin tersebut.

“Karena letak beringin tersebut berada dekat dengan rumah saya, suara gagak hitam sering sekali saya dengar. Hingga beberapa hari kemudian kabar warga meninggal saya dengar,” lanjut Suwarrno.

Did you find apk for android? You can find new Free Android Games and apps.