BERBAGI
Want create site? With Free visual composer you can do it easy.

Geliat astronom amatir sudah mulai tampak di kota Malang. Salah satu tandanya  dengan terbentuknya Malang Astronomy Club (MAC).

Sebelumnya, apa itu astronomi?. Astronomi merupakan ilmu alam yang mempelajari benda-benda langit termasuk di dalamnya mempelajari aspek fisika, kimia, biologi, dan juga evolusi dari benda-benda tersebut. Selain itu juga mempelajari fenomena di luar atmosfer bumi, seperti ledakan sinar gamma.

Malang Astronomy Club terbentuk pada 25 Juli 2012 oleh tiga orang yang sama-sama menaruh minat besar pada ilmu astronomi, yakni Aldy Ananda, Syaifuddin Zuhri, dan Lionel Adeyga. Saat itu, status mereka masih menjadi pelajar.

Sebagian anggota MAC saat latihan persiapan gerhana matahari 9 Maret 2016
Sebagian anggota MAC setelah latihan persiapan gerhana matahari 9 Maret 2016 | Rzuhairini

Perjuangan mereka mengumpulkan teman-teman yang memiliki hobi sama kini membuahkan hasil. Terbukti dengan bertambahnya  anggota menjadi sebanyak 100 orang. Anggota MAC berasal dari berbagai kalangan, mulai dari mahasiswa, siswa sekolah, guru, dosen, juga wiraswasta.

Komunitas yang memiliki akun instagram @malangastronomyclub ini merupakan naungan silaturahmi antara komunitas-komunitas astronomi yang ada di kampus dan sekolah-sekolah di Malang. Basecamp MAC berlokasi di Jalan Tata Surya – Simpang Neptunus No. 12, Dinoyo, Lowokwaru, Malang.

Kini, MAC dibina oleh Dr. Chatief Kunjaya, M.Sc yang merupakan Presiden IOAA (International Olympiad on Astronomy and Astrophysics) periode 2012-2016. Diketuai oleh Sri Ana Nur Faridah, S.Si sejak 2016.

Dr Chatief Kunjaya, MSc saat mengamati matahari
Dr. Chatief Kunjaya, M.Sc saat mengamati matahari | Rzuhairini

Tiga tahun berselang, nama MAC sudah mulai dikenal di jajaran komunitas-komunitas astronomi daerah, termasuk juga LAPAN (Lembaga Penerbangan dan Antariksa Nasional).

Komunitas yang memiliki gambar singa di logonya kini tak hanya sebagai wadah diskusi disiplin ilmu astronomi namun juga sebagai penyelenggara event astronomi. Salah satu kegiatannya adalah turut menyemarakkan InOMN (International Observe the Moon Night) yang rutin diadakan setiap tahun secara serentak di seluruh dunia oleh NASA (National Aeronautics and Space Administration).

Pada awal terbentuknya, para punggawa MAC beserta lima orang anggotanya mengamati hujan meteor Delta Aquarids di Bukit Tidar tepat ketika komunitas ini berumur tiga hari.

suasana diskusi anggota Malang Astronomy Club
suasana diskusi anggota Malang Astronomy Club | Rzuhairini

Belakangan ini, pengamatan dan juga diskusi seputar peristiwa astronomis sering dilaksanakan di Universitas Ma Chung.  Berbekal teleskop dan green laser, mereka dapat mengamati planet dan bintang-bintang di langit. Namun, polusi cahaya dan cuaca mendung seringkali menyulitkan pengamatan.

Komunitas ini berusaha mengenalkan dan mempopulerkan astronomi ke masyarakat Malang Raya. Diharapkan dapat meminimalisir mitos maupun berita palsu yang beredar ketika terjadi suatu peristiwa astronomis. Menyosialisasikan keindahan langit juga termasuk salah satunya, baik langit malam maupun siang.

Astronomi tidak hanya menyangkut mengenai memandang bintang di langit malam. Namun juga bisa dimanfaatkan para penikmat pemandangan langit malam dengan astrofotografi. Mengabadikan langit merupakan salah satu tren yang diminati para astronom amatir maupun para fotografer. Selain itu, juga bisa dikembangkan mengenai seni bercerita mitologi rasi bintang.

Did you find apk for android? You can find new Free Android Games and apps.