BERBAGI
One Word After, band hardcore asal Malang (C) MVOICE
One Word After, band hardcore asal Malang (C) MVOICE
Want create site? With Free visual composer you can do it easy.

Malang terkenal menghasilkan beberapa band handal, tak terkecuali yang beraliran hardcore. Salah satunya adalah One Word After, band hardcore yang baru terbentuk pada tahun 2016.

Bermarkas di di Jalan Kesatrian E-4 (Pav), Kota Malang, band bergenre melodic hardcore ini memiliki lima personel. Mereka adalah Rassel (vocal), Yoga (guitar), Rama (guitar), Rifqy (bass), dan Mirza (drum). Kelimanya mendirikan One Word After berdasar pola pikir dan pandangan musik yang sama dan penggabungan prospek berbeda dari setiap individu.

Sesungguhnya semua personel One Word After sudah saling mengenal sejak masih kanak-kanak. Mereka pun berteman dan sama-sama suka, hobi dan mampu memainkan alat musik. Namun, mereka sama sekali tak punya niatan untuk membentuk sebuah grup band. Kelimanya justru tergabung dalam grup band masing-masing dengan aliran yang berbeda-beda.

Ketika band mereka masing-masing mengalami masalah, satu persatu dari kelima anak muda itu pun berkumpul. Kelimanya disatukan oleh ketidakkondusifan banda masing-masing. Berawal dari curhat tentang kondisi masing-masing band, kelimanya akhirnya sepakat membentuk band bernama One Word After.

Jika diartikan ke dalam bahasa Indonesia, One Word After sendiri memiliki arti ‘satu kata sesudah’. Cukup aneh memang, namun nama itu yang mereka pilih. Bukannya tanpa alasan, nama itu dikaitkan dengan pengalaman masing-masing personel yang pernah membentuk band sebelum One Word After. Nasib yang kebetulan sama-sama belum beruntung kemudian menambah solid band ini.

Jadi, dapat disimpulkan, arti dari One Word After adalah sebuah usaha dari titik terbawah dengan menggabungkan segala pemikiran berbeda dari setiap personel di dalamnya. Dari perbedaan kelima personel ini lah mereka terlahir kembali sebagai One Word After, band pengusung aliran hardcore.

Mereka sengaja memilih komposisi musik yang menggabungkan aliran hardcore punk dengan sentuhan melodic gitar yang membentuk sebuah harmonisasi. Dipadukan dengan emosi vocal yang mengalir pada lirik yang ada, menjadikan musik-musik One Word After terdengar lebih cadas. Personel One Word After menciptakan lirik-lirik lagu mereka berdasarkan pengalaman pribadi dan beberapa fenomena konflik yang terjadi di sekitar mereka.

Lagu-lagu mereka kebanyakan berkiblat pada band-band hardcore dari luar negeri. Sebut saja Lasting Traces, Being As An Ocean, Comeback Kid, Have Heart, Wovenwar, dan The Caspian.

Did you find apk for android? You can find new Free Android Games and apps.