BERBAGI
Kaleng Khong Guan cocok digunakan sebagai bingkisan | Foto: Instagram - rasida_ana
Kaleng Khong Guan cocok digunakan sebagai bingkisan | Foto: Instagram - rasida_ana
Want create site? With Free visual composer you can do it easy.

Salah satu jajanan lebaran yang cukup melegenda adalah Khong Guan. Makanan ini termasuk jenis assorted biscuit yang artinya adalah biskuit beraneka rasa yang dikemas dalam bentuk kaleng yang terbuat dari bahan anti karat (bukan seng) dengan tujuan agar lebih aman dari karatan dan bisa didaur ulang.

Keberadaan Khong Guan di Malang sudah ada sejak penulis kecil. Dulu, biskuit ini hanya ada di rumah golongan priyayi saja. Karena tidak semua orang bisa membelinya. Namun, kini keberadaan Khong Guan sudah menjamur dimana-mana.

Meskipun isinya terdiri dari berbagai macam bentuk biskuit. Sejak dulu favorit penulis selalu sama, yaitu wafer Khong Guan. Wafer ini memang sangat enak dan rasanya cukup berbeda dibandingkan dengan produk wafer yang banyak beredar di pasaran seperti halnya Tango yang lapisnya ratusan lebih.

Wafer Khong Guan selalu dicari yang pertama | Foto: Instagram - chandrarikho
Wafer Khong Guan selalu dicari yang pertama | Foto: Instagram – chandrarikho

Wafer Khong Guan rasanya begitu lembut dan coklatnya full – tidak setengah-setengah. Wafer juga istimewa karena letaknya di tengah-tengah dan bentuknya dibungkus rapi dengan plastik. Jumlahnya pun tidak banyak sehingga bisa dikatakan limited edition

Di sisi lain, nyatanya rekan-rekan penulis juga menyukainya. Tidak heran masa kecil dulu ketika berkunjung ke tetangga atau saudara yang kebetulan ada Khong Guan-nya, maka yang pertama dicari adalah wafer, kami pun selalu berebut untuk menjadi orang yang pertama yang membuka. Lucunya, kami terkadang juga mendapati jika si pemilik rumah mengganti isinya dengan regginang, kerupuk ataupun rempeyek. Jika itu terjadi, senyum selalu kami limpahkan kepada si pembuka tutup kaleng tersebut.

Terkadang isinya juga kerupuk | Instagram - yagumelar
Terkadang isinya juga kerupuk | Instagram – yagumelar

Sejarah Khong Guan

Biskuit ini sangat populer di Indonesia, bahkan di Surabaya ada sebuah patungnya. Selain di Surabaya pabriknya juga terdapat di Bogor. Meskipun terbilang tenar, biskuit ini ternyata asli dari Singapura.

Dikutip dari DetikFood, dikatakan jika biskuit ini ini diciptakan oleh kakak beradik Chew Choo Keng dan Chew Choo Han yang merupakan imigran asal Cina yang ada mulanya bekerja di pabrik biskuit.

Kemudian saat ada Jepang, keduanya mengungsi di Malaysia dan bertahan hidup dengan menjual biskuit. Saat perang selesai, dia kembali ke Singapura dan mendapati sebuah mesin bekas pabrik tempat dia bekerja. Dari mesin itu diperbaiki dan digunakan untuk membuat Biskuit untuk dijual.

Penjualan meningkat seiring tingginya kemampuan produksi. Pada 1947, Khong Guan Biscuit Factory (Singapore) Limited didirikan, menyusul pabrik di Malaysia, Indonesia, Thailand, dan Filipina. Di awal 1980-an, pabriknya didirikan di beberapa kota pesisir di China.

Tak hanya di Asia Tenggara dan Cina, Khong Guan juga bisa ditemukan di supermarket di lebih dari 40 negara. Di antaranya Timur Tengah, Hong Kong, Jepang, Australia, Eropa, Kanada, dan Amerika Serikat.

Sampai sekarang, kaleng dari biskuit ini masih sama seperti dulu. Bentuknya kotak, warnanya merah, dan menampilkan ibu beserta dua orang anaknya di meja makan sedang menyantap biskuit. Adapula kaleng silinder yang lebih kecil, serta varian biskuit kalengan lain seperti Top Biscuit, Top Ekonomi, One One, Assorted Flowers.

Did you find apk for android? You can find new Free Android Games and apps.