BERBAGI
kue lebaran tempo doeloe grubi
Siapa yang tak rindu Grubi di meja ruang tamu saat silaturahmi lebaran? Credit: anggisnack.wordpress.com
Want create site? With Free visual composer you can do it easy.

Nastar, kastengel, dan putri salju tak akan pernah absen di meja ruang tamu. Deretan kue lebaran terfavorit dan beberapa di antaranya selalu menjadi rebutan tamu. Terasa berbeda dengan kue-kue lebaran pada masa lalu. Meski sangat jarang ada di meja ruang tamu, mari bernostalgia dengan kue lebaran tempo doeloe di bawah ini.

Grubi

Masih ingat dengan kue bernama ‘Grubi’? Kue yang berbahan dasar dari perpaduan dari ubi jalar dengan gula merah. Manis dan gurihnya pasti tak akan Anda lupakan, apalagi sensasi saat menggigitnya. Masih ada yang memperjual belikan Grubi, namun sangat jarang. 

Kue Celorot

kue celorot kue lebaran
Kue Celorot yang manis. Credit: gudeg.net

Kue yang berbentuk corong dengan lilitan daun kelapa ini masih dapat Anda temukan di beberapa toko kue tradisional atau di rumah nenek Anda. Disebut Celorot karena untuk melepaskan lilitannya harus dibuka kebawah atau disebut orang Jawa dengan istilah ‘melorot’. Lembut dan manisnya Kue Celorot ini tentu dirindukan, apalagi jika disajikan saat masih hangat.

Kembang Goyang

kue kembang goyang
Kue favorit banyak kalangan, Kue Kembang Goyang. Credit: kuesaroja.blogspot.com

Siapa yang rindu dengan kue lebaran tempo doeloe satu ini? Dahulu kue ini masih rajin ada di dalam toples Khong Guan. Kue Kembang Goyang merupakan makanan khas Betawi. Disebut ‘kembang’ karena bentuknya seperti bunga atau kembang dan ‘goyang’ karena untuk memisahkannya dari cetakan harus digoyang-goyangkan terlebih dahulu.

Dahulu hampir di setiap rumah pasti akan menemukan kue ini, saat ini sudah sangat jarang meski penulis masih menemukannya di beberapa rumah saat silaturahmi di beberapa hari lalu. Pun di beberapa toko masih menjual kue yang manis dan gurih ini.

Kembang Gula

kue kembang gula
Topping-nya paling favorit! Credit: backpackercantik.wordpress.com

Kue kering satu ini sering dimakan bagian berwarna coklatnya dan dikumpulkan gula-gulanya lalu dimakan di akhir? Kue ini tak kalah menjadi favorit anak-anak dan kue lebaran tempo doeloe yang selalu direbutkan. Saat ini kue Kembang Gula sudah dikalahkan oleh nastar, kastengel dan putri salju. Ada beberapa daerah yang menyebutnya Kue Monas, Kue Kancing atau bahkan Kue Unyil.

Kue Manco

kue manco
Krenyes-krenyes enak! Credit: carelstoreid.weebly.com

Kue yang sebenarnya khas dari Trenggalek ini juga tak jarang kita temukan di setiap meja di ruang tamu apalagi saat lebaran dahulu. Rasa ‘krenyes-krenyes’-nya membuat kita ingin melahapnya lagi dan lagi. Terbuat dari ketan tapi begitu ringan, rasa manis balutan gulali dan taburan wijen membuat kue ini tak kan terlupakan. Bila rindu dengan kue satu ini, Anda bisa membeli di toko oleh-oleh terdekat.

Kue Satu

kue satu atau kue koya
Sering disebut Kue Satu atau Kue Koya. Credit: uenake.com

Di sebut Kue Satu bukan karena hanya ada satu kuenya, namun karena memakannya harus satu persatu. Kue Satu yang berbahan dasar beras ketan, gula dan air ini cukup mudah membuatnya, bahannya pun hanya sedikit. Di berbagai daerah ada juga yang menyebutnya Kue Koya. Tentu yang paling Anda rindukan dari Kue Satu ini adalah kelembutannya.

Itu lah enam kue lebaran tempo doeloe, Anda paling suka yang mana? Yang krenyes-krenyes seperti Kue Manco atau yang paling unik dan legendaris Kue Satu?

Did you find apk for android? You can find new Free Android Games and apps.