BERBAGI
Petani Desa Putukrejo
Para petani Desa Putukrejo menghadiri sosialisasi untuk memahami dunia pertanian terkait pupuk lebih dalam lagi.
Want create site? With Free visual composer you can do it easy.

Banyaknya petani di Desa Putukrejo, Kecamatan Gondanglegi, Kabupaten Malang membuat KKN (Kuliah Kerja Nyata) 148 UMM (Universitas Muhammadiyah Malang) adakan sosialisasi tentang pupuk, kompos dan hal terkait tentang pertanian. Program ajak petani Desa Putukrejo paham seluk beluk pertanian lebih dalam ini terselenggara pada 1 Agustus lalu sejak pukul 20.00 malam yang dihadiri 30 pemuda dan petani dari sembilan RT.

“Tujuan dari sosialisasi ini adalah untuk mengedukasi warga serta mengajak mereka untuk beralih ke pupuk dan pestisida organik,” jelas Ilyas selaku koordinator acara.

Dalam kegiatan ini KKN 148 UMM mengundang Ir. Ahmad Yani, M. P., seorang dosen Fakultas Peternakan UMM. Mulai dari cara mengelola kotoran hewan ternak hingga menjadi sampah organik hingga kompos dan peptisida organik dari bahan dan cara pembuatan yang terbilang mudah pun dijelaskan.

Ir. Ahmad Yani, M. P. menjelaskan bahwa sebenarnya pupuk terbaik untuk tanaman adalah daun dari tanaman itu sendiri. Beliau pun memberi contoh seperti halnya tebu akan lebih baik jika pupuknya berasal dari daun tebu, tanaman padi pupuknya berasal dari jerami dan berbagai macam tanaman lainnya. Selain itu ada juga sesi tanya jawab untuk menjawab pertanyaan warga terkait berbagai masalah yang dihadapi komoditas pertanian yang mereka tanam.

Salah satu permasalahan dari peserta adalah solusi dari budidaya buah desa Putukrejo, yaitu buah papaya yang rawan diserang hama jika memasuki musim penghujan. Ir. Ahmad Yani, M. P. pun menjelaskan bahwa bahan yang cocok digunakan sebagai insektisida organik adalah daun sukun dan tembakau kering untuk membunuh serangga.

Did you find apk for android? You can find new Free Android Games and apps.