BERBAGI
Sekilas Sejarah Wayang Topeng Jabung (C) senibudayasenitari.blogspot.com
Sekilas Sejarah Wayang Topeng Jabung (C) senibudayasenitari.blogspot.com
Want create site? With Free visual composer you can do it easy.

Wayang Topeng merupakan salah satu warisan budaya Indonesia yang bisa dibilang berasal dari Malang. Wayang Topeng Jabung menjadi salah satu yang masih bisa eksis sampai saat ini.

Grup Wayang Topeng Jabung diduga sudah mulai ada sejak Indonesia masih dalam cengkraman Kolonial Hindia-Belanda. Adalah Pak Rusman, orang pertama yang diyakini sebagai pemimpin grup yang berdiri pada tahun 1915 tersebut. Grup pimpinannya bahkan eksis sampai dengan tahun 1958.

Ketika Pak Rusman meninggal, kepengurusan grup Wayang Topeng di Jabung dipegang oleh Pak Kangsen. Pada masa itu, keberadaan grup Wayang Topeng di Jabung sangat tergantung pada kemampuannya. Orang tersebut bisa dibilang sebagai penyambung sejarah Wayang Topeng yang pernah hidup pada masa Pak Rusman. Ia lebih dikenal dengan sebutan Kek (Kik) Tir (karan anak), karena anaknya bernama Tirtonoto.

Selain sebagai pimpinan grup Wayang Topeng Jabung, Pak Kangsen sekaligus bertindak sebagai dalang. Sedangkan penanggung jawab tari diamanahkan kepada Pak Samoed dan Pak Tirtonoto.

Dari ketiga tokoh pewaris eksistensi Wayang Topeng Jabung itu, Pak Samoed meninggal dunia lebih dulu pada tahun 1974. Berikutnya disusul oleh Pak Tirtonoto, dan yang terakhir Pak Kangsen pun meninggal dunia. Beruntung, sepeninggal tokoh-tokoh Wayang Topeng Jabung di atas, saat ini masih ada yang melestarikan kesenian tersebut. Hal itu bisa dilihat dari eksistensi grup-grup seperti “Wiro Bhakti” pimpinan Pak Supardja di Desa Argosari dan “Darmo Langgeng” pimpinan Pak Darmaji di Desa Gunungjati. Kedua grup tari ini berusaha melestarikan warisan nenek moyang mereka dengan sejumlah pementasan yang mereka geber.

Bahkan, tak hanya grup dari masyarakat saja, pihak akademisi pun turut melestarikan Wayang Topeng Jabung. Sekolah-sekolah di Kecamatan Jabung, yaitu SMP Negeri 1 dan SMP Negeri 2 Jabung pun turut serta membuat kesenian ini tetap layak jadi tontonan dan hiburan bagi masyarakat kekinian. Salah satu cara mereka adalah dengan menjadikan Wayang Topeng Jabung sebagai kegiatan ekstra kurikuler alias eskul yang wajib bagi siswa-siswinya. Mereka pun sering mengikuti kegiatan di tingkat kecamatan maupun kabupaten, seperti Kirab Budaya Tahun 2013 lalu di Kepanjen agar semakin banyak generasi muda yang mengenal warisan sejarah khas Malang tersebut.

Did you find apk for android? You can find new Free Android Games and apps.