BERBAGI
Gerakan Pangan Mandiri dengan Hidroponik
Gerakan Pangan Mandiri dengan Hidroponik di Desa Sidorejo.
Want create site? With Free visual composer you can do it easy.

Desa Sidorejo, kecamatan Jabung, kabupaten Malang merupakan Kawasan Rumah Pangan Lestari (KRPL). Oleh karena itu kelompok Kuliah Kerja Nyata (KKN) 34 Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) 2016 menyelenggarakan sebuah penyuluhan gerakan pangan mandiri dengan hidroponik pada 7 Agustus lalu di Balai Desa Sidorejo.

Penyuluhan ini bertujuan untuk memperkenalkan terobosan baru dalam bidang pertanian kepada masyarakat. “Penyuluhan ini diharapkan dapat menjadikan warga desa Sidorejo mampu memahami sistem pertanian hidroponik serta mengolah Toga secara benar. Tanaman yang akan di presentasikan ialah tanaman yang mudah di dapatkan masyarakat,” jelas Dwi sebagai ketua pelaksana kegiatan gerakan mandiri dengan hidroponik ini.

Pada penyuluhan ini, mahasiswa divisi lingkungan KKN 34 UMM memberikan presentasi serta ilustrasi pembuatan hidroponik dengan beberapa jenis tanaman, seperti white pakcoy, olivia creme, dan olga red.

Menurut Erfan Dani Septia, Dosen Agroteknologi UMM sebagai pemateri penyuluhan hidroponik setuju dengan aksi langsung mahasiswa KKN 34 UMM yang harus memperkenalkan hidroponik ke desa mulai dari sekarang. Beliau juga menjelaskan keunggulan dari penanaman dengan cara hidroponik.

“Kalau kelebihannya dia lebih mudah terkontrol, kemudian hama penyakit pun lebih kurang dan sistem penanaman yang lebih cepat dari pada di sawah yang harus panas-panasan. Tapi kalo dengan sistem hidroponik bisa dilakukan di rumah sambil mengurus anak atau apapun, jadi lebih efektif,” ujarnya yang disambut dengan antusias audiens.

Bahkan perkembangan hidroponik ini dapat menjadi solusi desa Sidorejo, pasalnya lahan sawan akan terus berkurang.

“Kalau perkembangan hidroponik, dengan semakin banyaknya lahan yang beralih fungsi dengan bukan lagi lahan sawah tapi lahan perumahan disitu maka hidroponik akan menjadi salah satu solusi. Jika dibilang perkembangan hidrponik ini kedepannya akan mati, tidak. Karena semakin lama lahan semakin sempit jadi hidroponik itu sangat dibutuhkan sekali,” tambahnya.

Kegiatan penyuluhan yang dihadiri oleh kelompok tani dan kelompok PKK desa Sidorejo ini juga dilanjutkan dengan penyerahan 75 jenis tanaman obat keluarga kepada warga, antara lain 15 tanaman ke kelompok Tani Mekar Jaya I, 15 tanaman ke kelompok Tani Mekar Jaya II, 15 tanaman ke PKK dusun Konang, 15 tanaman ke PKK dusun Glongsor, 15 tanaman ke PKK Dusun Melo’an, dan 15 tanaman ke PKK dusun Dumpul.

Did you find apk for android? You can find new Free Android Games and apps.