BERBAGI
tabligh akbar di desa srigonco
KKN tutup acaranya dengan Pisah Kangen.
Want create site? With Free visual composer you can do it easy.

Bila Anda selama ini selalu membaca berita tentang Kuliah Kerja Nyata (KKN) dari kampus Universitas Muhammadiyah Malang (UMM), rupanya sudah satu bulan berlalu dan waktunya mahasiswa dan mahasiswi kembali pada rutinitas perkuliahannya. Tak mau pulang dengan kenangan yang terlupakan, mahasiswa KKN yang bertugaskan di desa Srigonco, kecamatan Bantur, kabupaten Malang selenggarakan pisah kangen dalam balutan tabligh akbar pada 14 Agustus lalu.

“Kami mengangkat tema Pisah Kangen dan Tabligh Akbar karena mengandung filosofi yaitu ketika teman-teman KKN nantinya berpisah, mereka akan tetap kangen dengan warga-warga yang ada di Srigonco sini,” ujar Imam Wahyudi selaku ketua pelaksana.

Acara yang tak hanya dihadiri oleh warga desa, namun juga Kepala Desa Srigonco beserta perangkat desa, dan Tim Pembimbing Lapangan (TPL) ini digelar di Balai Desa Srigonco. Pembukaan diawali dengan pembacaan ayat suci Al-Quran oleh ketua pelaksana, kemudian sambutan oleh koordinator desa KKN dilanjutkan sambutan oleh kepala desa.

Spesial di acaa ini menghadirkan Ustadz Nur Huda untuk bertausyiah, namun sebelumnya berbagai hiburan disajikan. Mulai potong tumpeng hingga berbagai penampilan mahasiswa seperti menyanyi solo, akustik, dan grup sholawat. Potong tumpeng tak hanya sekadar penghias, namun menjadi simbolik dari rasa terima kasih karena telah diterima di Desa Srigonco dengan baik.

Ustadz Nur Huda
Ustadz Nur Huda

Warga-warga Desa Srigonco yang hadir pada malam tersebut senang dengan apa yang disajikan pada acara Pisah Kangen dan Tabligh Akbar ini. Ditambah dengan pengisi pemateri Tabligh Akbar di Desa Srigonco yakni ustadz Nur Huda, menyampaikan tausiyah dengan topik pembahasan yang sangat menarik. Sehingga menjadikan para warga Desa Srigonco dan mahasiswa KKN Universitas Muhammadiyah Malang antusias dengan apa yang disampaikan oleh ustadz Nur Huda.

“Saya berharap dengan adanya tabligh akbar ini, masyarakat dapat mengambil hikmah dari apa yang disampaikan oleh ustadz Nur Huda dan dapat mempertebal iman warga desa,” kata Bambang Setyono, Kepala Desa Srigonco.

Cuaca hujan yang mengiringi tabligh akbar di desa Srigonco ini tak mengurangi suasana hikmat selama berlangsungnya acara. “Semoga ilmu yang dibagi di sini oleh teman-teman KKN dapat memberikan manfaat bagi semua masyarakat Desa Srigonco dan dapat menjadi sebuah kenangan tersendiri,” tutup Imam Wahyudi.

Did you find apk for android? You can find new Free Android Games and apps.