Oktober 3, 2022
Mengenal Wisata Kampung Jeruk di Kepanjen

Mengenal Wisata Kampung Jeruk di Kepanjen

Ketika Anda bosan menghabiskan waktu liburan ke pantai, gunung, atau mall, maka sebaiknya mencoba mengunjungi Kampung Jeruk di Kepanjen. Maka, dijamin Anda bakal mendapatkan sensasi liburan yang lain daripada yang lain.

Wisata agro tersebut tak hanya menawarkan keseruan bermain di kebun jeruk, tetapi juga menyediakan kolam pancing untuk Anda yang hobi memancing ikan. Selain itu, di tempat itu terdapat pula lesehan ikan bakar.

Di Wisata Kampung Jeruk juga terdapat ruang rapat, yang muat hingga 50 orang. Untuk saat ini ruangan tersebut digratiskan untuk semua acara. Anda tinggal memesannya dengan cara mengontak pengelola. Namun ke depannya, ruang rapat itu akan dibandrol seharga 100-200 ribu per acara, dengan durasi 4-7 jam.

Kampung Jeruk ini merupakan objek wisata terbaru di Kepanjen, Kabupaten Malang. Wisata ini baru diresmikan sejak 29 April 2016 lalu. Sebagai objek wisata yang baru di Kabupaten Malang, Kampung Jeruk menyuguhkan sebuah inovasi yang berbeda dengan destinasi wisata lainnya.

Untuk memancing di tempat ini, Anda hanya harus membayar harga per kilogram ikan yang didapat. Harganya pun cukup terjangkau, yakni ikan gurame dijual 45 ribu per kilogram, ikan tombro 35 ribu per kilogram dan ikan mujair 25 ribu per kilogram. Anda yang berminat membakar ikan hasil pancingan itu di tempat, Anda hanya memerlukan uang 15 ribu rupiah untuk biaya membakar dan 5000 rupiah jika tambah nasi per porsinya.

Ikan hasil pancingan ini boleh dimakan di mana pun. Anda bisa menyantapnya di kebun jeruk, di dekat kolam pancing, atau di lantai dua. Kebanyakan, pengunjung lebih suka makan di ruangan yang ada di lantai dua.

Sementara itu, untuk masuk ke dalam kebun jeruk, Anda harus membayar 15 ribu rupiah untuk dewasa dan 8000 rupiah untuk anak-anak. Di lokasi ini, Anda bisa makan jeruk sepuasnya, sekuat yang Anda mampu. Anda juga bisa berlama-lama di lokasi ini karena kebun jeruk buka mulai pukul 08.00-17.00 setiap hari.

Demi menambah kenyamanan pengunjung pihak pemilik menyediakan topi tani sebagai pelingdung dari terik matahari. Banyak juga tikar untuk duduk-duduk menikmati rasa jeruk yang telah Anda petik di kebun.

Di dalam Kebun Jeruk sendiri terdapat 2000 pohon dengan umur rata-rata pohon sekitar 9 tahun.
Menariknya, meski bukan musim jeruk, Anda tak perlu khawatir Kampung Jeruk tutup. Sebab, objek wisata ini sudah didisain khusus agar semua jenis jeruk bisa ditanam.

Ke depannya, akan dilengkapi juga dengan outbond, green house, tanaman budidaya dan tanaman organik. Nantinya, Anda juga bisa mendapatkan aneka oleh-oleh khas Kampung Jeruk.

Jika tak membawa tikar untuk digelar di antara pohon jeruk, tenang saja, Anda bisa meminjamnya di petugas. Anda juga akan mendapatkan topi kecil agar tidak kepanasan saat di kebun.

Kampung Jeruk ini terletak di belakang Yon Zipur, Kepanjen. Dari perempatan Zipur, terus ke selatan, sampai ada penunjuk jalan yang memberi tahu untuk belok ke kanan. Lalu, berikutnya akan ada arah panah ke kiri dan sampailah Anda di tempat tujuan.