BERBAGI
eny erawati
Sampaikan rasa melalui foto bersama Eny Erawati. Foto: Kelas Inspirasi Malang.
Want create site? With Free visual composer you can do it easy.

Sebanyak 52 foto relawan dokumentasi Kelas Inspirasi 3 Malang dipamerkan. 26 foto sekolah yang diinspirasi tahun lalu dipajang di dalam ruang kaca, sementara sisanya di pamerkan di hall Komika Warkop. Foto-foto tersebut menggambarkan kegiatan para relawan dan anak-anak  sewaktu Hari Inspirasi berlangsung tahun lalu.

Pameran foto Kelas Inspirasi Malang 4.
Pameran foto Kelas Inspirasi Malang 4.

Pameran Fotografi yang bertajuk “Tentang Rasa” itu digelar di Komika Warung Kopi – Malang mulai 21 September hingga 25 September 2016 lalu. Dalam pameran tersebut Panitia Kelas Inspirasi 4 Malang sebagai penyelenggara juga menghadirkan pemateri workshop Eny Erawati dan diskusi bersama Pengajar Muda Indonesia Mengajar Andhika Prasetya Wijaya.

Perwakilan panitia dalam acara tersebut, Huda Sinatria dari divisi Fundraising, menyatakan “Pameran ini digelar untuk mengapresiasi para relawan dokumentator serta foto-foto yang dipajang diharapkan bisa menarik relawan-relawan baru tahun ini. “

Lebih jauh ia menjelaskan, bahwa pengunjung diberi kuisioner untuk menilai foto yang memberi kesan.

“Tentang Rasa bisa diartikan bahwa foto memiliki rasa. Senang, sedih, romantis, stress, lucu itu semua rasa yang bisa digambarkan secara visual dengan fotografi. Bagi saya selain kombinasi teknis memotret konten dan teori fotografi, “mood” fotografer juga berpengaruh untuk menyajikan rasa yang ingin kita ciptakan dalam fotografi” tambahnya.

Saat pameran hari pertama Eny Erawati menunjukkan salah satu foto tangan berlumuran cat dalam keadaan terbalik dan menjelaskan rasa yang ditimbulkan saat foto itu dibalik. “Foto ini jika dibalik coba lihat dan rasakan. Memiliki rasa yang berbeda saat tangan menghadap bawah yang terjadi adalah perasaan negatif tapi saat saya balik tangan menghadap keatas menjadi lebih positif yang kita rasakan.” tutur Eny.

Pengunjung yang hadir di hari pertama mayoritas dari komunitas dan UKM fotografi Malang. Sementara di hari ke dua sampai ke empat banyak kalangan diluar fotografi yang hadir. Beberapa dari pengunjung ada yang sama sekali tidak tahu tentang keberadaan Kelas Inspirasi dan mereka menggali informasi kegiatan di Pameran ini.

Wahyu Nurdiansyah yang akrab dipanggil Siwak selaku panitia yang menyusun letak foto menyebutkan “Di dalam ruang kaca ada 26 foto kondisi sekolah yang menjelaskan secara gamblang bahwasanya ada 26 sekolah diinspirasi tahun lalu, di hall saya urutkan foto berdasar aktivitas, dimana pengunjung digiring menikmati jahitan cerita foto dari awal foto anak-anak kemudian berlanjut ke aktivitas relawan pengajar memberi pengajaran dengan cara unik dan saya selipkan sedikit foto sisi lain Hari Inspirasi, kemudian ditutup dengan foto-foto tentang harapan anak-anak setelah diinspirasi.”

Di hari ke lima pameran, workshop Eny Erawati memberi materi fotografi tentang bagaimana menyampaikan rasa dalam foto. Di teras Perpustakaan UM, para peserta workshop juga melakukan hunting foto untuk mengaplikasikan materi yang baru saja diterima.

Zaki, Salah satu peserta dari Lombok menyatakan, “Workshop ini membuka wawasan saya tentang bagaimana menyampaikan rasa lewat foto.”

Pameran ditutup dengan bait-bait jawa bertema pendidikan oleh Sinden Nurviansyah Siti, penampilan melankolis band Pagi Tadi, diskusi oleh Andhika P. Wijaya Pengajar Muda yang selama 1 tahun mengajar di pesisir Sangihe – Sulawesi Utara dan moderator Yogi Fachri Prayoga.

Did you find apk for android? You can find new Free Android Games and apps.