BERBAGI
Mitos Coban Rondo Angker Bagi Mereka yang Pacaran (C) SIDOMI
Mitos Coban Rondo Angker Bagi Mereka yang Pacaran (C) SIDOMI
Want create site? With Free visual composer you can do it easy.

Coban Rondo tak hanya melulu menyuguhkan pemandangan indahnya saja. Wisata air terjun yang terletak di wilayah Pujon, Kabupaten Malang ini juga terkenal dengan mitosnya yang konon ‘angker’ bagi mereka yang pacaran.

Nama Coban Rondo sendiri berasal dari Bahasa Jawa. Coban adalah air terjun, sedangkan rondo artinya janda. Nama ini disematkan untuk air terjun tersebut berdasarkan sebuah legenda masyarakat setempat tentang seorang putri bernama Dewi Anjarwati yang merenungi nasibnya di batu besar di bawah air terjun setelah menjadi janda (rondo). Ia sangat sedih ketika ditinggal mati suaminya, Raden Baron Kusumo usai berduel dengan Joko Lelono yang berusaha merebut sang dewi.

Entah sejak kapan awal mulanya, yang jelas tempat wisata ini dikenal ‘angker’ bagi mereka yang pacaran. Pasangan muda-mudi yang belum terikat dalam janji sumpah setia di hadapan penghulu, jangan harap bisa awet sampai ke pelaminan usai berkunjung ke Coban Rondo. Ada yang bilang, hal itu kutukan dari Dewi Anjarwati yang tak ingin orang lain bersenang-senang di atas penderitaannya yang menjanda.

Percaya atau tidak, sudah banyak pasangan yang membuktikan mitos ini. Mereka kebanyakan mengaku putus tak lama setelah pergi berdua ke Coban Rondo. Sekarang, terserah masing-masing saja mau percaya atau tidak.

Coban Rondo berada di Desa Pandansari, Kecamatan Pujon, Kabupaten Malang. Ketinggian air terjunnya mencapai 84 meter dan terletak di ketinggian 1.135 meter di atas permukaan laut. Terlepas dari mitos tersebut, air terjun ini sungguh memiliki pesona yang tiada duanya.

Did you find apk for android? You can find new Free Android Games and apps.