BERBAGI
Goa Lo-Bangi | Foto: ourtripfirst.com
Want create site? With Free visual composer you can do it easy.

Tidak banyak yang tahu jika Malang juga menyimpan potensi wisata cekungan batu atau goa. Salah satunya adalah Goa Lo-Bangi yang terletak di Dusun Ngliyep, Kedungsalam, Donomulyo. Lokasi itu juga sangat dekat dengan Pantai Ngliyep yang sudah terkenal sebagai tujuan wisata.

Goa Lo-Bangi sebenarnya adalah dua Goa yang letaknya tidak berjauhan, Goa Lo terletak di ladang desa dan dinamakan begitu saja oleh warga setempat. Sementara Goa Bangi berada di ladang milik Pak Bangi. Goa ini merupakan sungai di bawah tanah yang memiliki hubungan yang terletak di tepi bukit. Goa ini sangat indah karena lekukan yang dihasilkan dari lembah karst. Sehingga kadang wisatawan yang punya jiwa petualang seringkali masuk dari Goa Lo dan keluar lewat Goa Bangi.

Goa ini mempunyai lebar lima meter di mulutnya, untuk masuk Anda perlu menurun sebentar sejauh tiga meter. Di bawah, Anda akan menemukan sebuah kondisi yang horizontal.

Kondisi Goa Lo-Bangi |  Foto: ourtripfirst.com
Kondisi Goa Lo-Bangi | Foto: ourtripfirst.com

Jika punya jiwa petualang, Anda bisa menyusuri lorong-lorong yang ada di dalam sejauh kurang lebih 10 km di titik paling jauh. Karena punya tinggi tidak lebih dari 1 meter, maka perlu merangkak untuk melihat keindahannya. Dari lorong-lorong itu, ornamen gua dari batu alam semakin banyak. Untuk masuk, Anda perlu meminta bantuan pemandu agar nantinya tidak tersesat di dalam.

Dua goa ini saling terhubung, Goa Lo bisa menjadi pintu masuk vertical sedalam 6 meter, perjalanan pertama ditempuh sepanjang 5 kilometer hingga berakhir di pintu mulut Gua Bangi. Biasanya para pemula akan memutuskan untuk berhenti di titik point Gua Bangi dan kembali ke permukaan di stop point ini. Selama jarak tempuh antara Goa Lo dan Goa Bangi tersebut, penjelajah dipuaskan oleh ornament karst, stalakmit, stalaktit, batu-batu reruntuhan, dan gourdam.

goa-lo-bangi-3
Bentuk bebatuan seperti buah durian | Foto: ourtripfirst.com

Dan di tengah perjalanan pun para penjelajah dapat berhenti untuk menikmati aliran sungai bawah tanah yang cenderung landai dan tenang.

Gua Lo-Bangi lebih cocok untuk tipe caving yang tidak terlalu ekstrim. Lain hal nya jika penjelajah menginginkan adrenalin yang lebih tinggi, adalah melanjutkan perjalanan dari Gua Bangi menuju Gua Banyu dan Gua Sirsat yang berjarak enam jam dari lokasi.

Did you find apk for android? You can find new Free Android Games and apps.