BERBAGI
Asal Usul Masuknya Kristen ke Desa Suwaru
Asal Usul Masuknya Kristen ke Desa Suwaru
Want create site? With Free visual composer you can do it easy.

Desa Suwaru merupakan nama sebuah desa di wilayah Kecamatan Pagelaran, Kabupaten Malang. Tak banyak yang mengetahui asal usul desa ini hingga kini penduduknya didominasi oleh penganut agama Kristen di Malang.

Desa ini dikenal sebagai desa dengan populasi umat Kristiani terbanyak di Kabupaten Malang, bersama Desa Peniwen. Dari sepuluh desa di Pagelaran, Suwaru merupakan satu-satunya desa yang umat Kristianinya terbanyak. Di desa ini dikutip dari data tahun 2016, dari 1.947 kepala keluarga, hanya 135 KK yang memeluk agama Islam. Selebihnya adalah umat Kristen.

Lalu dari manakah asal usul agama tersebut hingga masuk dan tumbuh subur di desa ini.

Atmo Adi Wasono, seorang tokoh masyarakat Suwaru menjelaskan, Kristen masuk ke desanya pada tahun 1850. Menurutnya, ada sembilan orang yang membuka hutan belantara menjadi pemukiman bagi warga setempat hingga kini menjadi Desa Suwaru.

Dijelaskannya, salah seorang pendiri Suwaru adalah Pendeta Sangkius Kasanawi dari Surakarta. Konon, Sangkius pula lah yang turut andil membuka Desa Peniwen di Kecamatan Kromengan 30 tahun kemudian, tepatnya tahun 1880.

Atmo menyatakan, setelah Sangkius membabat hutan di Suwaru, lantas dia mengajak sejumlah orang dari Suwaru untuk membabat hutan di Peniwen. Tak heran jika kedua desa tersebut memiliki keterkaitan sejarah satu sama lain.

Sama halnya dengan Suwaru, Peniwen pun hingga kini juga menjadi desa dengan populasi umat Kristiani terbanyak di Kabupaten Malang. Di Suwaru dan Peniwen, nama Sangkius terbilang sangat dihormati sebagai pendiri desa.

Kerukunan beragama di Desa ini tergolong tinggi, kalau ada hari raya besar masing-masing agama. Warga saling memberikan ucapan selamat, hal yang sangat indah terlihat.

Did you find apk for android? You can find new Free Android Games and apps.